Sunday, 23 May 2010

100 % Stimulasi untuk 23 Anak IBS Alhamdulillah Berhasil

Stimulasi Otak yang di lakukan di Brain stimulation event Jogja Tanggal 1 dan 2 Mei yang bertepatan dengan hari sabtu dan Minggu 100 % dari Anak yang di Stimulasi Berhasil Meningkatkan vitalisasi Otaknya.

23 tiga Siswa IBS di stimulasi oleh beberapa Master Stimulation IBS yang Di dampingi Brain Coaching serta Master Vitalisasi Otak dari Jakarta, bisa Mengkondisikan , memotivasi anak sehingga Orang tua yang Hadir menyaksikan Terharu dan tersenyum Bangga.

23 Anak yang mendaftar dan Hadir dalam Stimulasi berasal dari Bekasi, Madiun serta Jogjakarta beragam Umur, ada Farel Yang baru berumur 4,3 Tahun menjadi peserta yang paling kecil dan peserta dari Jogjakarta yang paling besar Miftah yang sudah berumur 15 tahun.


IBS Vitalisasi Otak

IBS Vitalisasi Otak

This movie requires Adobe Flash for playback.

Bu AI’ (Master Brain Terapy Nasional)

Mengajarkan Bagaimana Senam Vitalisasi Otak

Sehari di Stimulasi di IBS International Brain Stimulation, Gelombang Otak Sudah Aktif

Success Story IBS
Sehari di Stimulasi di IBS International Brain Stimulation, Gelombang Otak Sudah Aktif

Ibu Mima Begitu terperangah melihat Dua anak kesanyangannya : Inas (10 Tahun ) dan Hilmy (7 tahun) dengan Mata Tertutup bisa membaca Al Qur’an, di coba lagi bisa tidak membaca artinya, jangan jangan karena hapalan , ternyata bisa membaca artinya dengan di ditempelkan di telinga.

Lebih Kaget lagi melihat anaknya yang kedua, hilmy selain bisa membaca alqur’an dengan mata tertutup, Ternyata bisa ambil makan dan makan serta berjalan dan berlari mencari sesuatu dalam gelap dan menemukan. Subhanallah.

Ada juga Ibu Yani yang Datang jauh jauh dari Situbondo, Bapak Rahman yang datang dari karawang Jawabarat serta Bapak Indra dari Palu, terharu melihat putranya sudah aktif dan bisa melihat dengan mata tertutup setelah di stimulasi.

Itu sebagian kisah sukses stimulasi otak tengah yang di adakan oleh IBS ,International brain stimulation. Dengan di stimulasi otak anak, Insya Allah akan meningkat daya konsentrasinya, memori semakin kuat, secara sederhana bisa mengoptimalkan otak kanan dan otak kiri.

Banyak dari peserta yang di stimulasi oleh IBS, Anak yang sudah On Otaknya bisa di kembangkan Kemampuan Otak kiri maupun Otak kanannya dengan Latihan dan Belajar anak akan terlatih menjadi Optimal dan Cerdas Otaknya.

Bagi Ibu ibu atau bapak yang ingin putra putrinya atau saudaranya di stimulasi otaknya bisa menghubungi IBS Jogjakarta di
081-393-577-359
info singkat ada di www.ibs.or.id
facebook : ibs brain
Berikut Sedikit Foto dan Film Stimulasi
Tim Media IBS Brain

ibs audio sensory

ibs audio sensory

This movie requires Adobe Flash for playback.

Inas ( 10 Tahun ) Mempunyai Audio Sensory dan kepekaan Otak Kanan dengan Mendengar (Auditorial ), sehingga membaca , mengenali angka dan warna dengan di dengarkan, Subhanallah

ibs hilmy baca ktp

ibs hilmy baca ktp

This movie requires Adobe Flash for playback.

Hilmy 7 Tahun ,setelah 6 jam di stimulasi otaknya, bisa Optimal, dengan ditutup matanya, Alhamdulillah bisa membaca KTP , sampai di rumah bisa membaca Qur’an dan artinya dengan mata di tutup

TEKNOLOGI GELOMBANG OTAK

Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan hz. Berdasarkan riset selama bertahun-tahun di berbagai negara maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan sebagainya. Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak) sependapat bawah gelombang otak berkaitan dengan kondisi pikiran. kami akan jelaskan satu per satu tentang jenis-jenis frekwensi gelombang otak dan pengaruhnya terhadap kondisi otak manusia.

GAMMA (16 hz – 100 hz)

Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, kondisi ini dalam kesadaran penuh. Berdasarkan penyelidikan Dr. Jeffrey D. Thompson (Center for Acoustic Research) di atas gelombang gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma ( tepat 100 Hz ) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), akan yang merupakan geolombang-gelombang supernatural atau berhubungan dengan kemampuan yang luar biasa.

BETA (di atas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz)
Merupakan gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Anda berada dalam kondisi ini ketika Anda melakukan kegiatan Anda sehari-hari dan berinteraksi dengan orang lain di sekitar Anda. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan transisi dengan getaran gamma, dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz).

Sensori Motor Rhytm (12 hz – 16 hz)
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak menghasilkan gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara agar otaknya bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik neurofeedback .

ALPHA ( 8 hz – 12 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Anda menghasilkan gelombang alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat, tergantung kualitas dan kuantitas gelombang alpha pada saat Anda bermimpi.

THETA ( 4 hz – 8 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan gelombang otak ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan gelombang otak theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan energinya kepada orang lain.

Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang otak ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa. Ketika mereka bermain mobil-mobilan misalnya, imajinasi mereka aktif dan permainan menjadi sangat seru.

Gelombang otak theta juga dikenal sebagai “gelombang ajaib”, karena berkaitan dengan kekuatan psikis. Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran, kecelakaan kapal laut yang menewaskan banyak orang. Namun ada keanehan, beberapa anak balita bisa selamat. Kemungkinan ini dikarenakan anak-anak hampir setiap saat dalam kondisi gelombang theta. Perasaan dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase gelombang theta. Anda mungkin pernah mengalaminya saat Anda berdoa, meditasi, melakukan ritual-ritual agama. Dengan dasar inilah “GOD SPOT” ditemukan.

Schumann Resonance (7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekwensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.

DELTA (0.5 hz – 4 hz)
Adalah gelombang otak yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak Anda menghasilkan gelombang ini ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh Anda melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat Anda tertidur lelap.

Penemuan baru dibidang frekwensi dan gelombang otak manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas.

METODE simulasi GELOMBANG OTAK

Simulasi gelombang otak adalah fenomena yang alami, sama alaminya dengan teori fisika. Getaran suara tertentu yang didengarkan telinga bisa menggetarkan otak, sehingga otak memproduksi gelombang yang frekwensinya sama dengan frekwensi suara yang kita dengar. Hal ini sama saja dengan hukum fisika pada dua garpu tala.

Apabila ada dua buah garpu tala yang senada, apabila salah satu garpu tala diketuk T1 (digetarkan), lalu didekatkan tanpa menyentuhnya kepada garpu tala lain T2 , yang diam, maka garpu tala yang lain ini akan ikut bergetar, dengan nada yang sama. Maka garpu tala T2 disebut beresonansi (ikut bergetar) dengan garpu tala T1 .

Demikian pula otak manusia, dengan diketahuinya setiap tingkat gelombang otak manusia yang mampu beresonansi dari getaran audio, visual, dan sinyal raba atau perasaan, maka kita dapat mensimulasi otak kita agar menghasilkan gelombang otak tertentu sesuai kebutuhan, misalnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir, ingatan, pemahaman yang cepat, meditasi, aktifitas-aktifitas supranatural, mengobati atau meningkatkan kesehatan bagi mereka yang menderita ADHD, ADD atau Autism, susah tidur dan seterusnya.

Anak Menjadi Genius dengan Aktivasi Otak Tengah (Midbrain)

Hampir sebagian kota besar di Jawa (juga sebagian kecil di Sumatra dan Kalimantan), akhir-akhir ini dihebohkan dengan informasi tentang pelatihan yang digelar untuk anak usia 5 hingga 15 tahun. Pelatihan tersebut digelar oleh Genius Mind Consultancy (GMC) Indonesia dengan programnya Aktivasi Otak Tengah atau Midbrain (Mesencephalon).

Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Berbagai media cetak dan elektronik pun tidak ketinggalan dalam meliput serta menginformasikan proses aktivasi otak tengah ini. Tanggal 30 Desember 2009 kemarin di acara Healty Life Metro TV mengambil topik hangat yang sedang ramai diperbincangkan oleh para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah 5-12 tahun mengenai aktivasi otak tengah.

Siapa saja yang masih bisa di aktifkan otak tengahnya. Mengapa orang dewasa sudah sulit di aktifkan otak tengahnya. Semua langsung dari nara sumber nya:
Bapak Donny Satiya (expert aktivasi otak tengah Indonesia), Dr. Sylvia F. Lumempouw, SpS (dokter spesialis syaraf) dan Dr. Syailendra, SpKJ (dokter spesialis kejiwaan/ Psychiater).

Berikut link video nya :

Anda bisa klik di SINI

Selain itu, media lain pun juga tidak ketinggalan melipun acara ini. Kita bisa saksikan juga liputan TVRI di bawah ini:

Tidak terpaut lama, Sabtu pagi 09 Januari 2010 RCTI menayangkan informasi tentang aktivasi otak tengah ini. Hal ini juga bertepatan dengan pelatihan ke-2 yang di gelar di kota pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta di hotel Saphir. Bagi pembaca yang peduli terhadap masa depan anak-anaknya, pastikan bisa mendapatkan informasi secara lengkap kepada sumber yang tepat (hubungi aries -0813 2054 3054).

Sekilas Tentang Otak Tengah (Midbrain)

Otak tengah atau dalam bahasa ilmiahnya Mesencephalon merupakan salah satu bagian yg dianggap/tergolong dalam stem brain atau pangkal otak.

Artinya bagian ini sudah ada dan sudah digunakan oleh semua manusia. Bahkan bagian ini digunakan juga oleh binatang-binatang yg otaknya kecil (sekalipun). Artinya bagian ini bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas bawah sadar otak, yang juga merupakan bagian dari fungsi dasar otak kita.

Salah satu dari “fungsi dasar” ini adalah survival instinct. Misalnya, kenapa manusia cenderung takut pada kegelapan, atau takut pada binatang yg besar? dan kenapa kalau kita mengalami ketakutan terjadi: jantung berdebar, paru-paru membesar, aliran darah cepat, adrenalin dipompa banyak, sehingga kita menjadi lebih reaktif dan reflek kita meningkat dan lebih siap bertarung ?

Semuanya itu adalah abgian dari “fungsi dasar” otak kita, yg diatur oleh pangkal otak sampai bagian tengah otak. Mesencephalon juga bertanggung jawab mengeluarkan zat Dopamine yg sangat mempengaruhi tingkat motivasi dan kebiasaan manusia. Dan juga mempengaruhi sistem motorik.

Jadi bagian ini sudah pasti ada dan aktif meski kecil sekali pada manusia umumnya. Masalah yang muncul adalah optimalisasi fungsi otak tengah ini dalam kehidupan ini. Banyak didiamkan alias tidak digunakan, sehingga yang seharusnya memberikan manfaat untuk kehidupan yang jauh lebih baik ternyata tidak diketahui sama sekali bagaimana mengendalikannya.

Ketika Otak Tengah teraktivasi secara baik, maka akan memberikan dampak pada kehidupan yang jauh lebih baik. Contonya yaitu tingkat konsentrasi jauh lebih baik, daya ingat menjadi sangat tajam, menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri, dan masih nilai positif lain.

Kita sering melihat anak cerdas, tapi sedikit kurang sopan atau sebaliknya. Ada juga yang sopan, baik dan penurut, tapi kok ..maaf.. tidak secerdas teman-temannya yang lain. Ini dipengaruhi kurang imbangnya anak dalam mengakses otak kanan dan kiri secara berimbang. Dengan otak tengah, harapan bisa diseimbangkan. Berdasar pengalaman dan survei bahwa pelatihan Otak Tengah tingkat keberhasilannya 80%-90%. Ini angka yang cukup tinggi untuk sebuah pelatihan.

Pastikan anak-anak kita telah aktif dan mampu mengendalikan otak tengahnya, sehingga memiliki kemampuan yang bisa dioptimalkan sejak dini.

Anda bisa mempelajari lebih lengkap artikel otak tengah pada tulisan-tulisan sebelumnya sbb;

sumber: aespee.wordpress.com

Ajaibnya Otak Tengah

Ajaibnya Otak Tengah

Akhir-akhir ini marak isu tentang pelatihan aktivasi otak tengah anak di Jakarta dan di beberapa kota besar di Indonesia. Anak-anak yang otak tengahnya telah diaktifkan dapat menggambar dengan mata tertutup, menebak kartu remi, membaca koran, dan bahkan naik sepeda dengan mata tertutup.

Ini fenomena luar biasa karena sebelumnya kita tahu bahwa hanya para ahli yang telah berlatih bertahun-tahun yang dapat melakukannya. Sementara anak-anak ini mampu demikian hanya dalam waktu dua hari saja!

Beberapa pekan yang lalu, saya sendiri melihatnya di Kampus UI Depok (lokasi pelatihan GMC). Setelah dua hari pelatihan, anak-anak itu bisa berlari-lari di pinggir kolam renang di UI itu dengan mata ditutup. Waktu saya satanya, mereka bilang bahwa mereka tidak merasa gelap, melainkan terang saja dalam otaknya.

Ini dapat dimengerti karena menurut ilmu pengetahuan memang manusia dapat melihat dengan otak, bukan dengan mata. Mata hanyalah jendela dari otak. Rupanya otak tengah itu berperan penting juga dalam hubungannya dengan indera manusia.

Metode pengaktifan otak tengah ini pertama kali dibawa ke Indonesia oleh Master Franchise Genius Mind Consultancy Indonesia, Doni Satya. Ia mengatakan bahwa otak tengah merupakan jembatan anatara otak kanan dan otak kiri. Jika otak tengah aktif, maka akan memaksimalkan fungsi kedua otak, baik kanan maupun kiri.

Manusia saat ini diketahui hanya dapat memaksimalkan fungsi otaknya 1-5 % saja. Bahkan Albert Eistein, ilmuwan yang jenius itu kabarnya hanya menggunakan 10 % dari keseluruhan fungsi otaknya.

Maka ada 90% lagi misteri fungsi otak yang akan menarik untukdieksplor lebih lanjut.

Saja jadi ingat suatu hari pernah menonton tayangan Oprah Winfrey Show. Saay itu dihadirkan seorang wanita separo baya yang dapat mengingat kejadian setiap hari dalam hidupnya sejak ia berumur 5 tahun.

Jadi ketika ia ditanya, misalnya, apa yang kamu lakukan pada anggak 25 Novermber saat kamu berusia 8 tahun? Ia mengatakan, "Oh, saat itu paginya saya diajak berenang oleh ayah, lalu kami menghadiri acara ulang tahun temanku Catarina, lalu aku pulang dan terpeleset di tangga, lalu aku menangis... Bla bla bla."

Luar biasa sekali bahwa perempuan ini betul-betul dapat mengingat semua urutan kejadian selama bertahun-tahun dalam otaknya.

Rupanya memang ada bagian dalam fungsi otak manusia memungkinkan hal tersebut, hanya saja bagi sebagian besar manusia, bagian tersebut tidak berfungsi.

Bagaimana dengan potensi otak tengah? Konon ada banyak manfaatnya jika otak tengah diaktifkan. Misalnya bisa meningkatkan kemampuan memori, konsentrasi, kreativitas, menyeimbangkan hormon, menstabilkan emosi, dan membentuk karakter positif.

Namun, metode dari GMC yang dilakukan selama dua hari ini hanya berlaku untuk anak usia 5-15 tahun. Buat yang sudah melewati umur ini sepertinya hanya dapat merelakan kemampuan ini untuk anak-anak generasi penerus, supaya mereka bisa lebih jenius dan memaksimalkan potensi mereka.

Fungsi Otak Kiri & Kanan

Dunia medis di jaman dahulu menganggap bahwa perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri tidaklah besar. Namun, pada saat ini, perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan tidak hanya menjadi pengetahuan yang diakui bersama oleh para praktisi medis pada umumnya, tetapi juga menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan yang khusus diteliti.

Fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya. Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.

Tetapi, setelah midbrain diaktifkan, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang semestinya dimiliki oleh umat manusia.

Sekilas Aktivasi Otak Tengah

Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari.

Kemampuan dasar yang dapat dilakukan setelah otak tengah anak diaktivasi adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak yang telah di aktivasi otak tengahnya adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan demonstrasi pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengah nya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.

Pentingnnya Otak Tengah

Pentingnnya Otak Tengah

Ketika otak tengah diaktifkan anak akan memiliki akses yg mudah, baik ke otak kiri maupun ke otak kanan, sehingga mereka akan cepat belajar dan mudah berkonsentrasi

Setelah aktivasi otak tengah, otak bisa memancarkan dan menangkap gelombang seperti halnya kelelawar atau lumba lumba

Manfaat Permanen

1. Meningkatkan konsentrasi
2. Meningkatkan daya ingat
3. Meningkatkan kreativitas
4. Lebih cerdas
5. Lebih dapat memunculkan bakat
6. Hormon lebih seimbang
7. Membentuk karakter positif
8. Emosi lebih stabil
9. Lebih berprestasi

Persyaratan

1. Usia yang efektif untuk aktivasi otak tengah adalah usia 5 - 15 Tahun
2. Akte kelahiran anak
3. Pas Foto ukuran 3x4. 2 lembar

Pelaksanaan & Pendaftaran

1. Setiap sabtu dan minggu ( 2 hari)
2. Biaya Rp. 3.500.000

Banyak sekali keluarga Indonesia yang ingin tahu tentang Otak Tengah

Hari ini Metro TV menayangkan cerita tentang otak tengah. Sejak jam 8 pagi keluarga Indonesia menyaksikan acara Healthy Live. Pertanyaan datang dari seluruh bagian Indonesia. Keluarga dari Aceh sampai Papua. Hal ini menunjukan bahwa keluarga Indonesia sangat peduli dengan masa depan anak dan bangsa. Banyak pula anak dengan usia 17-18 yang tertarik untuk mengaktifkan otak tengahnya. Luar biasa Indonesia.
Memang otak tengah sangat mudah diaktifkan pada usia 5 – 12 tahun. Usia 12 – 15 tahun masih dapat ditoleransi. Untuk anak usia di atas 15 tahun, kemungkinan agak sulit untuk mengaktifkan otak tengahnya. Tetapi tidak tertutup kemungkinan hal tersebut dapat terjadi. Tetapi program aktivasi yang diadakan sekarang ini dirancang untuk anak 5 – 15 tahun. Pada awal kelas, anak-anak akan bermain bersama dengan penuh gerakan yang seru. Hal ini tentu saja menjadi halangan tersendiri untuk anak-anak usia mendekati dewasa.
Tetapi bagaimanapun kita perlu memiliki pikiran seperti anak-anak itu. Semua hal mungkin saja terjadi, walaupun keadaan kelihatannya tidak memungkinkan.
Para manusia dewasa (termasuk saya) perlu menunggu beberapa tahun lagi supaya otak tengah kita dapat diaktifkan (jika dapat). Jadi sekarang mulailah hidup dengan senang. Karena seseorang dengan kecenderungan hidup senang akan lebih mudah diaktifkan otak tengahnya dibandingkan dengan orang yang penuh kesedihan. Lihatlah anak-anak yang bermain bebas dengan riang gembira. Dunia seolah-olah adalah milik mereka.

Kunjungan ke kantor penerbit untuk shooting dengan mata tertutup

Hari ini otaktengah.com berkunjung ke kantor penerbit Visimedia. Hari yang luar biasa bagi saya & Tof. Pagi hari kami tiba di kantor penerbit di bilangan Ciganjur. Kantor yang indah sekali dengan lapangan besar di belakangnya. Terdapat sebuah bangunan seperti Club House di belakang. Kami berbincang-bincang dengan Pak Mulyono, ‘biang’-nya Visimedia Pustaka. Kami mendapat dukungan dari divisi multimedia untuk shooting.
Pada gambar pertama terlihat Didit, cameraman, sedang memberikan petunjuk shooting. Tof akan menembak balon dengan mata tertutup. Supaya lebih menegangkan kami mencoba mencari staff penerbit yang sudah ‘Bosan Hidup’, untuk memegang balon yang akan ditembak. Sayangnya tidak ada yang masuk dalam kualifikasi tersebut. Atas bimbingan dari staff ahli multimedia, kami mengambil beberapa scene yang diambil dengan mata tertutup. Hal ini sempat menarik perhatian beberapa staff penerbit di sana. Mereka terus menerus bertanya: “Apakah otak tengah saya dapat diaktifkan?”. Ada apa kiranya dengan para orang dewasa ini? Mereka mau bermain petak umpet dengan mata tertutup? Atau menyunting naskah buku dengan mata tertutup? Siapa kiranya yang mau membeli buku yang diedit dengan mata tertutup? Anda mungkin!
[Aulia & Risky] Kami meneruskan perjalanan bersama Pak Mul dan Didit ke sebuah apartemen di daerah Kuningan, Jakarta. Disana kami bertemu dengan bu Dhini sekeluarga. Pada gambar kedua terlihat Aulia sedang memperagakan skin vision didampingi oleh Rizky adiknya. Kami mempunyai liputan khusus tentang kisah Rizky yang dapat mengenali kuman campak pada tubuh ibunya. Sebelum berpisah kami sempat berfoto bersama. Terlihat saya dan bu Dhini memegang jagoan kami masing-masing. Paling kanan adalah pak Mul yang memanasi otaktengah.com untuk membagikan apa yang kami ketahui kepada dunia di luar internet. Bekerjasama dengan Visimedia Pustaka, otaktengah.com akan menerbitkan sebuah buku dalam waktu dekat ini. Sebuah buku yang akan dapat menguak tabir misteri otak tengah.
(Hartono)

Saturday, 22 May 2010

Seorang Ibu Bingung Melihat Anaknya Setelah Aktivasi Otak Tengah

Salam Sejahtera,

Kisah GMC yang sangat mengejutkan (antara percaya dan tidak tapi sebuah kenyataan). Putri pertama saya yang bernama Hannasya (11 tahun) siswa kelas VI. Dalam waktu hanya 2 hari setelah mengikuti training GMC kini anak saya sdh bisa membedakan bermacam-macam warna,menyusun kartu dari acak hingga tersusun secara urut berdasarkan angka,warna dan bentuk, membaca, bermain puzle, tanpa melihat. Ini bagi saya sangatlah luar biasa.

Pada hari pertama setelah istirahat sebentar pada malam harinya saya coba tanya mau latihan gak..? Hanna jawab boleh juga. Saya langsung keluarkan kartu untuk membedakan warna,bentuk dan angka Dia bisa menjawab meski agak lambat dan dengan harus mencium,meraba bahkan harus mendeteksi dengan menggunakan telinga. Kini dalam hitungan hari sdh membawa perubahan yang sangat cepat. Saya coba bola plastik yg warnanya bermacam-macam dan saya masukin kedalam kantong kresek berwarna hitam dengan cepat dia pisahkan warna-warna tersebut tanpa harus meraba,mencium dan mendeteksi dgn telinga. Tingkat membacanya pun sudah semakin cepat. Untuk menebak kartu remi yg dgn sengaja saya acak dan saya ambil dgn jarak kurang lebih 2 m dia bisa menebak dari warna,bentuk dan angka dengan benar.

Dan yang sangat mengejutkan lagi bagi saya dan suami pada hari terakhir setelah mengikuti Training GMC pada saat dalam perjalanan pulang bersama suami, saya suruh blindfoldnya coba dipakai dulu, bunda mau tahu nih Mbak bisa tebak gak..? coba tebak yg ada di sebelah kiri jalan itu apa ya Mbak ? dengan sigap Dia menjawab bangunan besar tempat pencucian mobil dan saya coba terus bertanya pada saat di lampu merah dan kami dalam keadaan berhenti kalau di depan Mbak ada apa lagi ya….? Hanna jawab ada mobil warnya biru tua dan yg satunya warna putih terus mobil yg biru tua arahnya mau kemana Dia jawab lurus, saya hampir gak percaya yg dia katakan tapi semua jawabannya benar, saya coba lagi tanya jalannya ada berapa arah ya Mbak..coba tebak lagi, Hanna jawab ada yg belok kiri, lurus dan belok kanan, terus kita mau ke arah mana nih …Dia jawab lagi kita mau belok ke kanan. saya merasa benar-benar terharu kok anak saya bisa seperti ini ya….padahal gak pernah kepikir sebelumnya kalau anak saya bisa seperti ini.

Hanna juga membawa perubahan pada dirinya, biasanya Dia termasuk anak yang pemarah sedikit-sedikit senangnya marah kalau ditanya kok senangnya marah si Mbak paling-paling Dia jawabnya hobby, saya bilang “hobby kok marah” apa gak ada yang lain. Hanna juga sering usil dengan adek-adeknya. Hanna punya 2 orang adek, adek yg dibawah Dia Ariqah (10 tahun) dan yg kecil Balqis (6 tahun) satu hari aja gak buat sikecil nangis mungkin gak enak buat Hanna. Hampir setiap hari saya pasti dapat tlp dari sikecil kalau dia dicubit sama Mbaknya.

Alhamdulillah semenjak Hanna ikut GMC emosinya sdh lebih baik dari sebelumnya dan Dia mau mengalah untuk adeknya seperti kejadian tadi pagi saya siapkan sarapan tiba-tiba aja Ariqah minta ditukar sarapannya dengan sikecil, sikecilnya gak mau ditukar “adeknya bilang siapa suruh gak mau minta dulu kan adek sdh duluan” dengan lembut si Mbaknya (Hanna) bilang ya udah Mbak punya aja untuk Ariqah biar yang punya Ariqah Mbak yang makan nanti. Padahal sebelumnya dia juga gak mau mengalah, bicaranya juga lebih lembut saya cukup senang dengan perubahannya sekarang.

Hanna juga bisa baca Al-Quran dengan menutup matanya. Perlu di ketahui juga anak saya baru mengikuti GMC yang pertama untuk daerah Tg.Pinang pada tanggal 27 s/d 28 Februari 2010 hanya dalam waktu 4 hari setelah mengikuti GMC anak saya bisa melakukan yang gak pernah Dia lakukan sebelum mengikuti GMC. Harapan saya dan suami yg terpenting Hanna bisa lebih berkosentrasi dan meningkatkan pelajarannya kedepan.

Adek-adeknya juga jadi kepingin ikut seperti Mbaknya. Mudah-mudahan GMC membawa perubahan yang sangat besar bagi anak-anak kami, menjadi anak bangsa yang cerdas. Sukses selalu buat GMC

Salam hangat,
Novianty Sumitro
Tanjungpinang-Kepri

Friday, 21 May 2010

Apakah Aktivasi Otak Tengah Anak Memakai Hipnotis ?

Banyak anggota masyarakat yang bingung. Kenapa seorang anak tiba-tiba mempunyai kemampuan “Aneh” setelah otak tengah mereka diaktifkan. Tidak sedikit yang menduga hipnosis dipergunakan terhadap anak-anak tersebut. Apakah aktivasi otak tengah itu? Apakah ada hubungannya dengan Hipnosis?
Tiba-tiba ada ide, bagaimana jika 2 Penulis Best Seller bertemu untuk mendiskusikan tentang hal ini? Hartono Sangkanparan, penulis buku Dahsyatnya Otak Tengah yang tidak paham tentang Hipnosis akan berdiskusi dengan Andri Hakim, salah seorang penulis buku Dahsyatnya Hipnosis, yang juga kurang paham tentang Otak Tengah. Menurut Mulyono chief Editor Visimedia, Andri bahkan merasa perlu membeli dulu buku Dahsyatnya Otak Tengah, pada saat dia melakukan talk show di Cikarang. Sedangkan Hartono sudah memegang buku Dahsyatnya Hipnosis sejak awal.

Talk Show Otak Tengah vs HipnosisSampai berita ini dituliskan, kedua penulis ini masih belum berdiskusi tentang topik yang akan mereka bawakan pada hari Minggu 14 Maret jam 15.00 di Gramedia Matraman. Diskusi ini diperkirakan akan menarik banyak sekali pengunjung, karena Mulyono sendiri yang akan memandu diskusi ini.
Jika anda tidak hadir pada acara tersebut, kemungkinan besar anda tidak akan tahu apa yang didiskusikan. Ini benar-benar kesempatan langka. Jika anda ragu-ragu untuk datang mungkin lebih baik tetap saja di rumah, karena tempat lebih baik dipergunakan oleh anggota masyarakat dengan keingin-tahuan yang tinggi.

Apakah Aktivasi Otak Tengah Mempergunakan Hipnosis?

Apakah itu Aktivasi Otak Tengah? dan Apa pula Hipnosis? Penyelenggara Aktivasi Otak Tengah menyatakan bahwa hipnosis tidak dipergunakan dalam aktivasi otak tengah. Apakah benar?

Pertanyaan ini menggelitik hati sebagian besar anggota masyarakat. Web ini membahas ttg otak tengah. Web ini tidak membahas secara khusus tentang Hipnosis. Hari Minggu tgl 14 Maret 2010 diselenggarakan suatu talk show ‘Aneh’ yang melibatkan 2 penulis buku yang berbeda. Talk show diadakan di Gramedia Matraman Lt 2. Kedua penulis ini hanya menguasai bidang masing-masing. Hartono Sangkanparan penulis buku “Dahsyatnya Otak Tengah” berdiskusi dengan Andri Hakim, salah satu penulis buku “Dahsyatnya Hipnosis”. Pada saat talk show berlangsung diadakan demo dari anak-anak yang telah diaktivasi otak tengahnya, dan Andri memperagakan suatu teknik “Direct Hipnosis”. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang 2 bidang yang berbeda ini silahkan anda membaca sendiri kedua buku tersebut.

WARNING !!!
ISI POSTING MOHON TIDAK DIPERGUNAKAN UNTUK MENYUDUTKAN PIHAK TERTENTU. ISI TALK SHOW DITULISKAN DISINI SUPAYA KITA DAPAT MENGERTI DENGAN LEBIH OBJEKTIF DARI BERBAGAI SUDUT PANDANG. JIKA ANDA HANYA MENGAMBIL SALAH SATU CUPLIKAN SAJA TANPA MEMPELAJARI LEBIH LANJUT, DAN MENYEBARKANNYA DENGAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, MAKA ANDA DAPAT TERKENA TUDUHAN MENCEMARKAN NAMA BAIK. TENTU SAJA ANDA TIDAK MAU MENCEMARKAN NAMA BAIK SESEORANG BUKAN?

Menurut Andri hipnosis adalah suatu proses transfer informasi antara seseorang kepada orang lain. Menurut definisi ini, semua bentuk komunikasi yang menyebabkan pertukaran informasi adalah bentuk dari hipnosis. Jadi proses belajar mengajar di sekolah juga merupakan proses hipnosis. Hipnosis seperti ini disebut sebagai Indirect Hipnosis. Secara lebih jauh, suatu proses orang tua yang menasihati anak adalah suatu proses hipnosis, dimana orang tua berusaha memasukan suatu nilai yang dipercaya baik kepada anak. Menurut definisi ini pula ternyata jika seseorang mengirimkan sms yang mempengaruhi si penerima sms tersebut, hal ini termasuk dalam praktek hipnosis. Saat ini sedang beredar sms gelap (karena tidak bisa di lacak sumbernya, dan tidak ada yang mau bertanggung jawab atas tersebarnya info tersebut), yang menuduh ilmu hipnosis dipergunakan dalam aktivasi otak tengah. Kami menganjurkan untuk mencari informasi yang netral. Janganlah pendapat kita dikendalikan oleh pengirim sms gelap yang tidak mau bertanggung jawab.

Pada talk show ini Andri juga memperagakan teknik Direct Hipnosis, dimana seorang penonton yang memang mau dihipnosis dipersilahkan maju ke depan, dan dibawa dalam keadaan “Tidur”. Untuk teknik hipnosis seperti ini diperlukan latihan khusus.

Sebagian besar dari kita dapat melakukan Indirect Hipnosis kepada orang lain (dan memang secara tidak sadar kita kita ternyata sudah melakukannya kepada orang lain). Tetapi untuk melakukan Direct Hipnosis diperlukan keahlian khusus.

Andri mengatakan bahwa ternyata banyak anggota masyarakat yang mencurigai hipnosis sebagai ilmu hitam, yang membawa kesengsaraan. Pada kenyataannya hipnosis adalah suatu ilmu netral yang dapat dipergunakan untuk kebaikan atau kejahatan. Teknik hipnosis sendiri tidak melibatkan dunia supra natural. Dikatakan pula bahwa pertunjukan hipnosis panggung bukanlah hipnosis murni, melainkan campuran antara Illusionist dan Hipnosis.

Pada saat Hartono menanyakan tentang kemungkinan ilmu hipnosis dipergunakan dalam aktivasi otak tengah, Andri menyatakan bahwa semua bentuk transfer informasi pasti melibatkan hipnosis. Apakah dalam proses aktivasi ini ada nasihat yang diberikan kepada anak? Andri bertanya, dan dijawab “Ya” oleh Hartono. Maka proses aktivasi otak tengah dapat dikatakan melibatkan indirect hipnosis (hati-hati pembaca!, kalimat ini jangan disalah tafsirkan, baca keseluruhan pembahasan), seperti juga proses menasihati pada umumnya yang dilakukan oleh orang tua, atau guru di sekolah . Tetapi aktivasi otak tengah tidak terlihat mempergunakan ilmu Direct Hipnosis, karena tidak ada mentor yang dilatih khusus untuk melakukan Direct Hipnosis.

Pada saat ditanya apakah mungkin dengan Ilmu Hipnosis dilakukan pengaktifan otak tengah, Andri menyatakan tidak tahu, dan mengaku belum pernah mencobanya.

Di akhir dari talk show Andri menyatakan bahwa hendaknya anggota masyarakat jangan memandang dengan curiga kepada ilmu hipnosis, dan Hartono menyatakan bahwa dalam proses Aktivasi Otak Tengah tidak melibatkan Direct Hipnosis.

Karena begitu banyaknya minat dari masyarakat terhadap informasi ini direncanakan talkshow sejenis dilakukan di berbagai tempat di Indonesia. Tgl 27 Maret 2010 giliran Surabaya. Tgl 28 Maret 2010 Gramedia Malang akan menjadi tuan rumah. Silahkan simak jadwal detil talkshow ttg otak tengah di www.dahsyatnyaotaktengah.com

Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com

Ikuti berita terbaru di twitter.com/otaktengah

Buku Referensi Yg Dianjurkan : Dahsyatnya Otak Tengah

Tuesday, 27 April 2010

DAHSYATNYA OTAK TENGAH


Selama ini kita hanya berbicara otak kanan dan otak kiri yang kerja nya agak berlawanan yang satu mengarah ke logika dan satunya lagi ke rasa. Kita jarang membahas otak tengah yang kalau kita manfaatkan justru dampaknya sama dahsyatnya jika kedua belahan otak kiri dan kanan bekerja sinergis. Perkembangan otak tengah (mesencephalon) mengalami perkembangan yang pesat saat pembentukan janin. Pada fase awal, otak tengah bayi lebih dominan, sehingga sering disebut kalau bayi itu jenius. Namun dalam pertambahan umur, otak tengah ini menjadi kurang aktif. Dalam perkembangan lebih lanjut, otak manusia lebi didominasi satu dari bagian otak, kiri atau kanan.
Secara umum, otak tengah berfungsi sebagai super controller yang dapat mengatur keseimbangan kinerja otak kanan dan otak kiri. Namun kenyataannya, setelah fase dewasa kebanyakan orang otak tengahnya tertidur (tidak aktif). Padahal otak tengah dapat meningkatkan daya ingat, daya tangkap dan konesntrasi seseorang. Jika otak tengah seseorang aktif, keseimbangan kinerja otak kanan dan otak kiri dapat tercapai dan akan berpengaruh pada kemampuan mental dan karakter seseorang menjadi lebih baik/lebih tenang. Karena otak tengah ini akan menstabilkan emosi seseorang, membantu dan menjaga produksi hormon tubuh, daya tahan tubuh lebih baik sehingga tidak mudah sakit dan perasaan selalu santai dan senang.
Bagaimana cara mengaktivasi otak tengah kita ? ini pertanyaan menarik, karena kalau otak tengah dapat diaktifkan maka banyak hal dapat dilakukan antara lain dapat melakukan sesuatu dengan mata tertutup sama baiknya ketika melihat langsung misalnya mewarnai gambar dengan mata tertutup. Selain itu, keseimbangan tubuh akan lebih baik, bahkan anak mampu bersepeda dengan mata tertutup demikian menembak dan meniti titian.
Jepang telah melakukan aktivasi otak tengah siswa-siswinya 40 tahun yang lalu, Malaysia 5 tahun yang lalu, sementara di Indonesia kita baru mulai membicarakannya dan akan melakukan. Salah satu cara aktivasi otak tengah dikembangkan oleh GMC (Genius Mind Consultancy) dengan metode mutakhir yang dilakukan dengan bantuan komputer. Cara ini diklaim mampu mengaktifkan otak tengah anak mulai umur 5 sampai 15 tahun dengan tingkat keberhasilan metode ini 90 %. 

Sunday, 18 April 2010

"KEAJAIBAN OTAK TENGAH" di majalah.tempointeraktif.com (12 April 2010)


  • Keajaiban Otak Tengah

    Kurnia Puspitasari, 16 tahun, buta sejak tiga tahun silam gara-gara kelenjar getah bening dan tumor otak menekan saraf mata. Sudah dirawat di rumah sakit, dan dokter menjanjikan Kurnia bisa melihat kembali berangsur-angsur dalam enam bulan. "Tapi sampai sekarang belum bisa melihat juga," kata Djamad, ayah Kurnia.
    Siswa kelas dua SMP itu merasa putus asa dan malu, serta tak bisa sekolah. Namun, setelah mengikuti pelatihan aktivasi otak tengah selama satu setengah hari di Genius Mind Consultancy (GMC) Serpong, Banten, Minggu pekan lalu, Kurnia bisa menyebut warna kartu remi. "Mudah-mudahan dengan pelatihan lanjutan dia bisa membaca, tumbuh percaya dirinya, dan bisa sekolah lagi," Djamad berharap.
    Keajaiban tidak hanya terjadi pada Kurnia. Sebanyak 21 anak lain juga bisa menebak warna, angka, bahkan membaca pesan pendek di telepon seluler dengan mata ditutup kain. Heszkya Prastiowati Kristianto, siswa kelas satu sekolah dasar di Ciledug, Tangerang, memperagakan membaca pesan pendek hanya dengan meraba layar telepon seluler dengan jarinya. "Saya takjub. Mudah-mudahan berguna saat meng-ikuti pelajaran di sekolahnya," ujar Happy Kristianto, ayahnya.
    Muhammad, 12 tahun, salah seorang peserta pelatihan, mengakui bisa membedakan warna kartu dengan cara menghidu. "Warna merah baunya lebih- menyengat, sedangkan hitam kurang ada baunya," katanya. Siswa kelas enam SD di Depok itu juga bisa menebak angka dalam kartu uno. "Saat diraba, kartu-kartu itu ada titik terang dalam otakku, muncul warna dan angka-angka itu."
    Orang tua peserta pelatihan aktivasi otak tengah benar-benar dibuat keheranan dengan kemampuan anak-anaknya. Peserta yang berusia 7-13 tahun tampak berlaku aneh mencium, meraba-raba, mendengar, atau menggosok-gosokkan kartu untuk menebak warna dan angka kartu remi atau uno. Hampir semua anak bisa menebak warna atau angka kartu-kartu itu, walaupun matanya ditutup kain merah tak tembus pandang. "Membaca dengan mata tertutup hanya satu cara untuk membuktikan otak tengah anak telah diaktifkan," ujar dokter Hendryk Timur, master -peng-aktifan otak tengah GMC Serpong.
    Manfaat lain aktifnya otak tengah, anak akan memiliki akses yang mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga mereka lebih mudah belajar, membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat. Konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan karakter yang positif pun turut berkembang. "Anak akan lebih termotivasi," kata Hendryk.
    Menurut dokter ahli saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Silvia F. Lumempow, teori penggunaan otak tengah banyak dilakukan di Rusia, dan mulai berkembang di Jepang sejak 40 tahun silam. Latihan ini dipraktekkan di Malaysia sejak lima tahun lalu, dan masuk Indonesia menjelang akhir 2009. Pelatihan pertama di Batam, lalu Bandung, Cirebon, Tangerang, dan kota-kota lainnya. "Kami berhasil mendapatkan franchise sejak November lalu," kata Djoni Tjiawi, ahli aktivasi otak tengah di Tangerang.
    Di dunia kedokteran, menurut dokter ahli saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Vivien Puspitasari, istilah otak tengah atau midbrain sudah dikenal sejak ditemukannya ilmu anatomi sistem saraf. Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian besar berdasarkan perkembangannya sejak masih janin dalam kandungan, yaitu prosencephalon (otak depan), rhom-bencephalon (otak belakang), dan me-sencephalon (otak tengah).
    Jadi, yang disebut otak tengah adalah bagian dari otak manusia yang letaknya antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah tersusun dari inti sel saraf dan serabut saraf yang memiliki beberapa fungsi khusus. Bagian ini ibarat saluran atau lorong yang diapit kedua bagian otak itu. "Otak tengah itu bagai jembatan di kedua otak itu," ujar Hendryk.
    Otak tengah, menurut dokter yang kini bertugas di Rumah Sakit Siloam Tangerang itu, mengandung inti sel saraf kranial III dan IV, yang berfungsi menggerakkan otot-otot mata ke arah vertikal. Selain itu, otak tengah mengandung serabut saraf formatio reticularis, yang bertanggung jawab mempertahankan kesadaran. "Mengandung serabut saraf sensorik maupun motorik yang menghantarkan sinyal dari otak bagian distal menuju otak depan atau sebaliknya," katanya. Yang lebih penting, otak tengah mengandung inti sel substansia nigra, yang menghasilkan zat dopamin, yang berperan dalam sistem gerakan tubuh.
    Menurut Vivien, istilah aktivasi otak tengah baru beberapa tahun terakhir ramai diperbincangkan. Menurut penyelenggara pelatihan, aktivasi otak tengah yang terbaik dilakukan pada anak usia 5-15 tahun. "Metode aktivasi otak tengah yang katanya mampu -meng-ubah anak menjadi jenius perlu disikapi dengan hati-hati dan bijaksana. Sampai saat ini di bidang kedokteran belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung keefektifan dan dampak metode ini terhadap kemampuan kognitif anak," ujar Vivien.
    Menurut dokter Silvia, aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. "Para ahli neuroscience sedang meneliti fenomena ini," katanya.
    Namun kemampuan kognitif anak, menurut Vivien, tidak hanya ditentukan aktivasi otak tengah. Kemampuan belajar itu melibatkan semua komponen otak, baik otak depan dengan kedua belahan otaknya (kanan dan kiri), otak kecil, maupun komponen otak lainnya. "Semuanya perlu distimulasi secara seimbang dan terus-menerus untuk menghasilkan kemampuan kognitif yang optimal. Jadi, tidak bisa dalam waktu singkat."
    Banyak faktor yang menentukan kemampuan berpikir seseorang seperti keturunan, lingkungan keluarga, tempat tinggal, pendidikan, dan jenis stimulasi yang diterima. "Jika ada yang mengatakan dengan aktivasi otak tengah saja seseorang bisa membedakan warna, mengetahui huruf atau angka, membaca dengan mata tertutup, atau bisa membuat semua anggota tubuh lebih sensitif, secara medis belum ada bukti ilmiah dan penjelasannya," kata Vivien.
    Sebelum menyatakan suatu metode efektif dan berguna, menurut Vivien, diperlukan penelitian ilmiah. Yang terbaik adalah penelitian Rrandomized Control Trial yang multisenter, sehingga dapat disimpulkan manfaat atau efek positif antara sebelum dan sesudah menggunakan metode tersebut. "Sebelum ada hasil penelitian yang mendukung, belum diketahui efektivitas dan kegunaan dari metode tersebut."
    Dokter Vivien boleh skeptis. Tapi, selama dua hari pelatihan aktivasi otak tengah, 21 anak usia 7-13 tahun dan seorang tunanetra berusia 16 tahun bisa menebak warna dan angka pada kartu dengan mata tertutup. Dokter Hendryk juga tak membantah, soal faktor keluarga, lingkungan, dan stimulasi lain turut menentukan kemampuan berpikir. "Jika aktivasi otak tengah diikuti penunjang lainnya, bisa lebih dahsyat hasilnya," ujarnya.

    Ahmad Taufik
    Susunan Otak
    Prosencephalon (forebrain), disebut juga otak bagian depan, merupakan bagian otak terbesar, terdiri atas kedua belahan otak atau hemisfer kiri dan kanan, talamus dan hipotalamus.
    - Rhombencephalon (hindbrain), disebut juga otak belakang, terdiri atas pons, medulla oblongata, dan serebelum (otak kecil).
    - Mesencephalon (midbrain), disebut juga otak tengah, ukurannya kecil, menghubungkan otak depan (forebrain) dan otak belakang (hindbrain).
    Cara Mengaktifkan Otak Tengah
    1. Anak diajak bermain-main, bersenang-senang sehingga santai, masuk ke gelombang alfa.
    2. Mendengarkan gelombang suara mulai suara ombak sampai suara helikopter, sekitar 85 desibel, selama empat menit. Untuk stimulasi otak tengah.
    3. Setelah aktif, diperlukan sebulan bimbingan orang tua di rumah, 15 menit setiap hari, untuk membuat otak tengah stabil dan bertambah kinclong.

    (Sumber : http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/04/12/KSH/mbm.20100412.KSH133222.id.html)

Monday, 12 April 2010

It's All About Brain - Midbrain


Otak (bahasa Inggris: encephalon) adalah pusat sistem saraf (bahasa Inggris: central nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter . Neurotransmitter ini dikirimkan pada celah yang di kenal sebagi sinapsis. Avertebrata seperti serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vertebrata besar bisa mempunyai hingga seratus milyar neuron.

Otak manusia [1] adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif.

Bagian otak manusia

Pada anatomi otak vertebrata, otak depan (bahasa Inggris: prosencephalon, forebrain) adalah bagian atas dari otak. Pada tahap perkembangan sistem saraf pusat (bahasa Inggris: five-vesicle stage), otak depan berkembang dan memisahkan diri menjadi otak besar dan diensefalon. Jika pada masa embrio, otak depan mengalami hambatan untuk berkembang menjadi kedua lobus ini, maka akan terjadi suatu kondisi yang disebut holoprosensefali (bahasa Inggris: holoprosencephaly).

Otak besar

Otak besar (bahasa Inggris: telencephalon, cerebrum) adalah bagian depan yang paling menonjol dari otak depan. Otak besar terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri dan kanan. Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan, belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan dan sebaliknya. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan, bahkan kelumpuhan. Tiap belahan otak depan terbagi menjadi empat lobus yaitu frontal, pariental, okspital, dan temporal. Antara lobus frontal dan lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando.

Istilah telencephalon mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi cerebrum:

* Dorsal telencephalon atau pallium berkembang menjadi cerebral cortex
* Ventral telencephalon atau sub-pallium berkembang menjadi basal ganglia.

Korteks otak besar

Korteks otak besar (bahasa Inggris: cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 milyar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu milyar sinapsis. Komunikasi yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut potensial aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat dikirimkan hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel tertentu.

Terdapat enam lapisan korteks, neokorteks/isokorteks, arcikorteks, paleokorteks, allokorteks yang berlipat-lipat sehingga permukaanya menjadi lebih luas dengan ketebalan 2 hingga 4 mm. Lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa dan kesadaran.

Ganglia dasar


Ganglia dasar (bahasa Inggris: basal ganglia, white matter) merupakan lapisan yang berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf, yaitu Dendrit dan Neurit

Otak besar merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Secara terperinci, aktivitas tersebut dikendalikan pada daerah yang berbeda. Di depan celah tengah (sulkus sentralis) terdapat daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar. Bagian paling bawah pada korteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara. Daerah Anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir. Di belakang (Posterior) sulkus entralis merupakan daerah sensori. Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian ditafsirkan. Daerah pendengaran (auditori) terletak pada lobus temporal. Di daerah ini, kesan atau suara diterima dan diinterpretasikan. Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan. Adapun pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior.

Diensefalon


Diensefalon (bahasa Inggris: diencephalon, interbrain) adalah bagian otak yang terdiri dari:

* mid-diencephalic territory
o pretalamus / ventral talamus / subtalamus, terletak di bawah kelenjar hipotalamus. Nuklei berupa zona incerta, thalamic reticular nucleus, dan fields of Forel. Pretalamus terpola sinyal SHH (bahasa Inggris: sonic hedgehog homolog) dari ZLI dan setelah itu membuat koneksi yang berbeda-beda ke striatum (caudate nucleus dan putamen) dalam otak depan, ke talamus (gugus medial dan lateral nucleus) dalam otak kecil, dan ke red nucleus dan substantia nigra dalam otak tengah. Pretalamus ditengarai mempunyai andil dalam pengendalian pola konsumsi termasuk defecation dan copulation.
o zona limitan intratalamika (bahasa Inggris: zona limitans intrathalamica, ZLI) yang berfungsi sebagai pusat sinyal layaknya cerebrum dan sebagai pembatas antara talamus dan pretalamus.
o talamus / dorsal talamus yang berfungsi antara lain menghubungkan komunikasi antar belahan otak besar.
* hipotalamus, merupakan pusat pengendalian waktu biologis, suhu tubuh dan sekresi hormon dan fungsi biologis lain. Hipotalamus terletak di dasar otak depan.
* epitalamus
* pretektum

Otak tengah


Otak tengah (bahasa Inggris: mesencephalon) adalah bagian otak yang mempunyai struktur:

* tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:
o inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer (bahasa Inggris: primary auditory cortex).
o superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan mata
* cerebral peduncle
o tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
o crus cerebri
o substantia nigra

Otak belakang

Otak belakang (bahasa Inggris: myelencephalon, metencephalon, rhombencephalon) meliputi jembatan Varol (bahasa Inggris: pons, pons Varolii), sumsum lanjutan (bahasa Inggris: medulla oblongata), dan otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum). Ketiga bagian ini membentuk batang otak (bahasa Inggris: brainstem).

* Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil, serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.

* Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan jembatan pons dengan sumsum tulang belakang. Sekelompok neuron pada formasi retikular di dalam sumsum lanjutan berfungsi mengontrol sistem pernafasan, dan syaraf kranial yang berfungsi mengatur laju denyut jantung juga berada pada sumsum ini.[2] Selain itu juga berperan sebagai pusat pengatur refleks fisiologi, tekanan udara, suhu tubuh, pelebaran atau penyempitan pembuluh darah, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan. Fungsi lainnya ialah mengatur gerak refleks, seperti batuk, bersin, dan berkedip.

Otak Kecil


Otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum) merupakan bagian terbesar otak belakang. Otak kecil ini terletak di bawa lobus oksipital serebrum. Otak kecil terdiri atas dua belahan dan permukaanya berlekuk-lekuk. Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya.
[sunting] Referensi

1. ^ Beatty, J. (2001) The Human Brain: Essentials of Behavioral Neuroscience. Thousand Oak, CA : Sage Publicaion
2. ^ (en) Medulla

. College of Science, University of Idaho. Diakses pada 28 Februari 2010

(Courtesy of Wikipedia Bahasa Indonesia)

Friday, 26 March 2010

Aktivasi Otak Tengah - GMC Depok

Setiap Orang Bisa Menjadi Genius

Sekarang setiap orang bisa menjadi genius.

Memperkenalkan “Pelatihan Otak Tengah

Apa yang kita bisa lihat saat ini adalah terobosan paling muthakhir dari penelitian otak manusia. Sebagaima kita ketahui bersama, bahwa hampir lebih dari 95% otak manusia tidak dipakai. Sebagian dari kita menggunakan tidak lebih dari 3% kemampuan otak manusia dan membawa 97% lainnya ke liang kubur. Menurut para ilmuwan, Eisntein (Sang Genius) sendiri, tidak menggunakan lebih dari 10% kemampuan otaknya.
Sesungguhnya kita semua bisa menjadi genius, bila saja kita tahu bagaimana mengaktifkan kemampuan otak kita yang sebagian besar masih dalam kondisi tertidur (sleeping mode).

Sejak tahun 2005, GMC telah menemuan metode ilmiah sehubungan dengan pengaktifan otak tengah manusia, yang memungkinkan seseorang dapat melihat dengan kedua mata tertutup menggunakan gelombang otak yang dikeluarkan oleh bagian otak manusia yang terkenal dengan istilah kedokteran sebagai mesencephalon.

Otak tengah yang merupakan jembatan bagi kedua buah otak manusia (kiri dan kanan), yang pada sebagian besar manusia berada pada posisi “sleeping mode” disebabkan salah beberapa hal seperti stress dan kesedihan. Setelah diaktifasi kekuatan otak manusia kembali utuh serta banyak potensi yang tersembunyi akan keluar begitu saja, dan dengan pelatihan yang konstan merupakan jalan tol menjadi genius.
Beberapa manfaat lain dari aktifasi otak tengah adalah sebagai berikut:
> Meningkatkan memory (belajar dalam waktu lebih singkat)
> Meningkatkan konsentrasi (lebih mudah berkonsentrasi)
> Meningkatkan kreatifitas (lebih inovatif)
> Mempertajam bakat (bakat lebih tajam)
> Meningkatkan kesehatan (hormon lebih seimbang)
> Meningkatkan keseimbangan penggunaan otak kiri dan kanan (karakter lebih seimbang)

Beberapa permasalahan mental akan berkurang sampai titik minimal setelah aktifasi otak tengah. Anak-anak yang mengalami masalah hiperaktif akan dapat duduk dengan lebih tenang, dan sebaliknya anak-anak yang cenderung pendiam akan menjadi lebih aktif.

Dewasa ini orang cenderung menjadi menjadi salah satu dari “dominan otak kiri” atau “dominan otak kanan”. Orang dengan dominan otak kiri, biasanya dikontrol lebih banyak oleh otak kirinya. Kemampuan otak kanannya cenderung menjadi tersisihkan, dan semakin tidak berkembang. Sebaliknya orang yang dominan otak kanan cenderung kemampuan otak kirinya terkalahkan dan semakin tidak digunakan semakin tidak berkembang.

Orang yang telah diaktifasi otak tengahnya, tidak lagi menjadi dominan otak kiri atau kanan, melainkan dominan otak tengah. Otak tengah ini akan menjadi kapten bagi kedua otak lainnya (kiri dan kanan) yang bisa mengontrol kemampuan kedua otak manusia sekaligus. Dan hanya mereka yang dominan otak tengahnyalah yang bisa menggunakan dan mengontrol kedua otak sekaligus

Pakar Midbrain dari Jepang Prof. Makota Sichida menegaskan bahwa “Otak tengah adalah jembatan bagi otak kiri dan otak kanan manusia. Jika ingin menggunakan kemampuan kedua otak sekaligus (kiri dan kanan) maka otak tengah harus diaktifasi terlebih dahulu”
Banyak orang tua merasa frustasi karena anaknya tidak bisa duduk diam, sementara orang dewasa merasa frustasi karena mereka tidak bisa seaktif anak-anaknya. Kita tahu bahwa akar permasalahannya adalah pada fungsi otak kita. Jika seseorang adalah dominan otak kanan, maka ia tidak akan bisa duduk diam untuk waktu yang lama, demikian pula sebaliknya. Kita tidak bisa mengontrol kedua otak kita, kiri dan kanan sekaligus, kecuali kita adalah dominan otak tengah.

Masyarakat Indonesia saat ini cenderung lebih dominan otak kiri; penuh perhitungan, pencemburu; penuh kebencian, karakter seperti itu mendominasi karena, otak kanan yang seharusnya dipenuhi dengan cinta kasih; intuitif, dan inovatif telah tertekan dan terkalahkan. Keinginan untuk melihat masyarakat yang pandai namun penuh cinta kasih sangat mungkin terwujud jika otak tengah mendominasi. Kita semua berharap bisa melihat perubahan ketika otak kita seutuhnya bisa berfungsi sepenuhnya.

Marilah kita hendaknya jangan dibutakan oleh “dana” yang harus kita keluarkan sebagai usaha kita, orang tua, mendidik dan melatih anak-anak kita. Marilah kita lihat pada manfaat jangka panjang yang sungguh di luar apa yang dapat kita bayangkan. GMC benar-benar sebuah pelatihan yang jangan sampai anak-anak kita ketinggalan.

Melihat dengan kedua mata tertutup (blindfold) bukanlah tujuan pelatihan ini. Blindfold hanyalah satu dari indikasi yang bisa kita lihat ketika otak tengah anak telah teraktifasi. Gelap akan membantu anak-anak kita untuk lebih bisa berkonsentrasi, sebagaimaan para pakar mengatakan bahwa otak kita berhungsi secara berbeda dalam kegelapan.

Tidak ada efek samping yang perlu dikhawatirkan orang tua, karena GMC tidak menggunakan obat-obatan di dalam pelatihannya. GMC juga tidak menggunakan salah satu metode yang berdasarkan pada agama tertentu. GMC sangat natural dan sangat ilmiah, serta dapat dijelaskan secara medis.

Ribuan orang telah mengitkuti program aktifasi otak tengah dengan berbagai metode lainnya di berbagai negara. Di Rusia perlu makan waktu satu tahun bagi seorang siswa untuk mampu melakukan aksi blindfold. Di Jepang, sedikitnya perlu waktu tiga bulan untuk melakukannya. Di Indonesia (sebagaimana juga di berbagai negara lainnya seperti Singpore, Thailand, Malaysia, dll) siswa-siswa GMC hanya perlu waktu 1.5 hari saja (12 jam)

Saat ini metode GMC menempati sukses tertinggi di dalam penyebaran pasar internasional.

Selain kemampuan dengan mata tertutup mampu melakukan berbagai aktifitas, peserta pelatihan GMC juga dengan pelatihan yang konstan akan mampu melakukan banyak hal seperti melihat dengan sentuhan, atau terkenal dengan istilah “skin vision”. Sebagian anak lainnya yang telah teraktifasi otak tengahnya mampu melihat kartu secara detail dengan penciumannya atau pendengarannya. Sebagian lainnya mengatakan mereka mampu melihat, menulis, membaca, dan mewarnai di dalam kegelapan total.

Sekarang setiap anak kita bisa hidup SANGAT NORMAL setelah otak tengah mereka diaktifasi. Sesungguhnya otak manusia demikian hebatnya. Apa yang barusan digambarkan di atas hanyalah seperti sebongkah batu es di permukaan kutub utara, sebagian besar lainnya tidak terlihat dan masih tersembunyi. (Courtesy of GMC Indonesia)

Thursday, 25 March 2010

NOW EVERY ONE CAN BE A GENIUS


INTRODUCTION TO MIDBRAIN ACTIVATION
By David Ting

What we see today is a major breakthrough in brain research. Most of us know that 95% of the human brain is not used. According to scientists, Einstein used about 10% of his brain and he was a genius. All of us can become a genius if we know how to stimulate our brain.

Since 2005, GMC has invented a scientific approach to midbrain activation. After the activation, a person can see blindfolded by using the brainwaves emitted from the part of the brain known medically as mesencephalon. It is the bridge between the left and right brain. It is in the sleeping mode due to stress and sadness. After activation, the brain power is restored and many hidden potentials will be unleashed, if constantly practiced, is the pathway to be a genius. Some of the benefits are as follow:-
Improves memory [LEARN MORE IN SHORTER TIME]
Improves concentration. [MORE RECEPTIVE]
Improves creativity. [MORE INNOVATIVE]
Improves sports. [MORE TALENTED]
Balance hormone [MORE HEALTHY].
Balance use of right and left brain. [BALANCE CHARACTER]

Mental problems will be reduced to the minimal after the midbrain activation. The hyperactive will be able to sit still, those who are still can become more active. Instead of being right brain dominant or left brain dominant, a person becomes midbrain dominant. He/she is no longer controlled by the left or right brain anymore. The midbrain becomes the captain of the left and right brain. Only those who are midbrain dominant can control the left and right brain. Many parents are frustrated when they are not able to make their children to sit still. Adults are frustrated why we are not able to be active like the children! We know now that the root problem is in the way our brain functions. If a person is right brain dominant, he is not able to sit down for long and vice versa. We have no control over our left or right brain unless we are midbrain dominant.

Our society is dominated by the left brain - calculative, jealous and full of hatred. Such character dominates because the right brain – loving, intuitive, innovative is oppressed. Our desire to see a society that is intelligent and loving is possible when the midbrain dominates. We expect to see changes when the brain functions properly.

Lets us not be blinded by the fees and efforts we have to put in to train our children. Let us look at the long term benefits that are beyond imagination. This is definitely a course that your child cannot afford to miss! We conduct the course in different languages.

Blindfold is not our goal but it is one of the many indications that the midbrain has been activated. Darkness helps a person to concentrate and scientists will tell you that our brain functions differently when in the dark. There is no side effect because GMC does not use pills. Our method is not based on any religion. It is natural and scientific and medically explainable. Thousands of students have gone through the midbrain activation course. In Russia, it takes one year training to be able to see blindfolded. In Japan, at least three months but in Malaysia, it takes about two days only. So far, GMC method has the highest rate of success and we are spreading into the international market!

We are not the third eye mentioned elsewhere. After the midbrain activation, a person can "see" by touch. This is known as SKIN VISION. Some people can "see" by using the ears! There are yet others that can "see" by smelling. It is impossible for us to known the details in a card by smelling or hearing while blindfolded and eyes closed. Many midbrain activated people can "see" in the dark. They can write, read and do coloring in total darkness.

Now everyone can live a NORMAL LIFE after the midbrain activation. Our human brain is actually very powerful. What we see is just the tip of an iceberg...we have yet to see more hidden potentials in years to come!

Monday, 22 March 2010

AKTIVASI OTAK TENGAH


Otak tengah adalah suatu bagian dari otak yang paling rumit fungsi dan rangkaiannya. Otak ini berfungsi sebagai ‘master controller’. Kegunaannya secara garis besar adalah mengontol kegiatan otak kanan dan kiri. Otak tengah manusia mempunyai disain awal aktif. Otak ini menjadi tidak aktif karena pengaruh kebudayaan manusia dan pikiran logika. Binatang tidak mempunyai logika, sehingga menggunakan otak tengah dengan intensitas yang cukup tinggi. Setelah otak tengah akan diaktivasi, maka seluruh bagian otak (otak kanan dan kiri) akan diatur untuk bekerja sama. Seorang anak dengan otak tengah yang aktif akan mempergunakan kedua belah otak tersebut dengan lebih baik dan menyeluruh. Akibat yang diharapkan dengan aktifnya otak tengah adalah :
  • Konsentrasi yang lebih baik (karena melibatkan lebih banyak bagian otak)
  • Daya Ingat yang meningkat (penyelidikan dari Jepang menyatakan, secara teori memori meningkat 1 juta kali)
  • Tingkat kestabilan emosi yang lebih baik / stabil
  • Pengaturan hormon lebih baik (karena otak tengah adalah bagian otak untuk regulasi hormon)
  • Pengontrolan daya kinetik (gerakan) lebih baik
  • Daya tangkap yang lebih tinggi (karena untuk mengerti sesuatu, anak dapat menggunakan kedua belah otak, bukan hanya logika saja)
  • Loving Intelligence yang lebih tinggi (kecenderungan kuat untuk mengasihi orang lain, termasuk orang tua. kemampuan ini juga yang mengarahkan anak untuk menggunakan kemampuannya untuk kebaikan)
Pada training aktivasi, dilakukan aktivasi awal dari otak tengah anak. Tanda bahwa otak tengah sudah aktif adalah kemampuan melihat dengan mata tertutup. Hal ini bisa terjadi karena otak tengah menjadi aktif dan mengeluarkan gelombang otak dengan intensitas yang lebih tinggi dari sebelumnya. Gelombang otak ini terpancar keluar, memantul, lalu ditangkap lagi oleh berbagai indera anak, termasuk tangan, hidung, telinga, juga oleh otak tengah itu sendiri. Gelombang otak ini yang dapat berjalan menembus bebagai media (termasuk tembok), seperti layaknya gelombang suara. Jadi kemampuan dengan dengan mata tertutup adalah sekedar tanda bahwa otak tengah sudah aktif. kemampuan tersebut bukanlah kemampuan yang dikejar secara khusus. Bagaimana kemampuan otak tengah selanjutnya tergantung latihan si anak. Otak tengah yang telah aktif justru akan membuat anak lebih ‘baik’. mereka tidak memiliki kecenderungan untuk berbuat curang. Banyak cerita dari anak-anak yang telah diaktivasi, mereka menjadi lebih memperhatikan orang lain, bukan hanya dirinya sendiri. (kutipan - Hartono Sangkanparan)