Sunday, 23 May 2010

Banyak sekali keluarga Indonesia yang ingin tahu tentang Otak Tengah

Hari ini Metro TV menayangkan cerita tentang otak tengah. Sejak jam 8 pagi keluarga Indonesia menyaksikan acara Healthy Live. Pertanyaan datang dari seluruh bagian Indonesia. Keluarga dari Aceh sampai Papua. Hal ini menunjukan bahwa keluarga Indonesia sangat peduli dengan masa depan anak dan bangsa. Banyak pula anak dengan usia 17-18 yang tertarik untuk mengaktifkan otak tengahnya. Luar biasa Indonesia.
Memang otak tengah sangat mudah diaktifkan pada usia 5 – 12 tahun. Usia 12 – 15 tahun masih dapat ditoleransi. Untuk anak usia di atas 15 tahun, kemungkinan agak sulit untuk mengaktifkan otak tengahnya. Tetapi tidak tertutup kemungkinan hal tersebut dapat terjadi. Tetapi program aktivasi yang diadakan sekarang ini dirancang untuk anak 5 – 15 tahun. Pada awal kelas, anak-anak akan bermain bersama dengan penuh gerakan yang seru. Hal ini tentu saja menjadi halangan tersendiri untuk anak-anak usia mendekati dewasa.
Tetapi bagaimanapun kita perlu memiliki pikiran seperti anak-anak itu. Semua hal mungkin saja terjadi, walaupun keadaan kelihatannya tidak memungkinkan.
Para manusia dewasa (termasuk saya) perlu menunggu beberapa tahun lagi supaya otak tengah kita dapat diaktifkan (jika dapat). Jadi sekarang mulailah hidup dengan senang. Karena seseorang dengan kecenderungan hidup senang akan lebih mudah diaktifkan otak tengahnya dibandingkan dengan orang yang penuh kesedihan. Lihatlah anak-anak yang bermain bebas dengan riang gembira. Dunia seolah-olah adalah milik mereka.