Kisah GMC yang sangat mengejutkan (antara percaya dan tidak tapi sebuah kenyataan). Putri pertama saya yang bernama Hannasya (11 tahun) siswa kelas VI. Dalam waktu hanya 2 hari setelah mengikuti training GMC kini anak saya sdh bisa membedakan bermacam-macam warna,menyusun kartu dari acak hingga tersusun secara urut berdasarkan angka,warna dan bentuk, membaca, bermain puzle, tanpa melihat. Ini bagi saya sangatlah luar biasa.
Pada hari pertama setelah istirahat sebentar pada malam harinya saya coba tanya mau latihan gak..? Hanna jawab boleh juga. Saya langsung keluarkan kartu untuk membedakan warna,bentuk dan angka Dia bisa menjawab meski agak lambat dan dengan harus mencium,meraba bahkan harus mendeteksi dengan menggunakan telinga. Kini dalam hitungan hari sdh membawa perubahan yang sangat cepat. Saya coba bola plastik yg warnanya bermacam-macam dan saya masukin kedalam kantong kresek berwarna hitam dengan cepat dia pisahkan warna-warna tersebut tanpa harus meraba,mencium dan mendeteksi dgn telinga. Tingkat membacanya pun sudah semakin cepat. Untuk menebak kartu remi yg dgn sengaja saya acak dan saya ambil dgn jarak kurang lebih 2 m dia bisa menebak dari warna,bentuk dan angka dengan benar.
Dan yang sangat mengejutkan lagi bagi saya dan suami pada hari terakhir setelah mengikuti Training GMC pada saat dalam perjalanan pulang bersama suami, saya suruh blindfoldnya coba dipakai dulu, bunda mau tahu nih Mbak bisa tebak gak..? coba tebak yg ada di sebelah kiri jalan itu apa ya Mbak ? dengan sigap Dia menjawab bangunan besar tempat pencucian mobil dan saya coba terus bertanya pada saat di lampu merah dan kami dalam keadaan berhenti kalau di depan Mbak ada apa lagi ya….? Hanna jawab ada mobil warnya biru tua dan yg satunya warna putih terus mobil yg biru tua arahnya mau kemana Dia jawab lurus, saya hampir gak percaya yg dia katakan tapi semua jawabannya benar, saya coba lagi tanya jalannya ada berapa arah ya Mbak..coba tebak lagi, Hanna jawab ada yg belok kiri, lurus dan belok kanan, terus kita mau ke arah mana nih …Dia jawab lagi kita mau belok ke kanan. saya merasa benar-benar terharu kok anak saya bisa seperti ini ya….padahal gak pernah kepikir sebelumnya kalau anak saya bisa seperti ini.
Hanna juga membawa perubahan pada dirinya, biasanya Dia termasuk anak yang pemarah sedikit-sedikit senangnya marah kalau ditanya kok senangnya marah si Mbak paling-paling Dia jawabnya hobby, saya bilang “hobby kok marah” apa gak ada yang lain. Hanna juga sering usil dengan adek-adeknya. Hanna punya 2 orang adek, adek yg dibawah Dia Ariqah (10 tahun) dan yg kecil Balqis (6 tahun) satu hari aja gak buat sikecil nangis mungkin gak enak buat Hanna. Hampir setiap hari saya pasti dapat tlp dari sikecil kalau dia dicubit sama Mbaknya.
Alhamdulillah semenjak Hanna ikut GMC emosinya sdh lebih baik dari sebelumnya dan Dia mau mengalah untuk adeknya seperti kejadian tadi pagi saya siapkan sarapan tiba-tiba aja Ariqah minta ditukar sarapannya dengan sikecil, sikecilnya gak mau ditukar “adeknya bilang siapa suruh gak mau minta dulu kan adek sdh duluan” dengan lembut si Mbaknya (Hanna) bilang ya udah Mbak punya aja untuk Ariqah biar yang punya Ariqah Mbak yang makan nanti. Padahal sebelumnya dia juga gak mau mengalah, bicaranya juga lebih lembut saya cukup senang dengan perubahannya sekarang.
Hanna juga bisa baca Al-Quran dengan menutup matanya. Perlu di ketahui juga anak saya baru mengikuti GMC yang pertama untuk daerah Tg.Pinang pada tanggal 27 s/d 28 Februari 2010 hanya dalam waktu 4 hari setelah mengikuti GMC anak saya bisa melakukan yang gak pernah Dia lakukan sebelum mengikuti GMC. Harapan saya dan suami yg terpenting Hanna bisa lebih berkosentrasi dan meningkatkan pelajarannya kedepan.
Adek-adeknya juga jadi kepingin ikut seperti Mbaknya. Mudah-mudahan GMC membawa perubahan yang sangat besar bagi anak-anak kami, menjadi anak bangsa yang cerdas. Sukses selalu buat GMC
Salam hangat,
Novianty Sumitro
Tanjungpinang-Kepri