Sunday, 23 May 2010

Kunjungan ke kantor penerbit untuk shooting dengan mata tertutup

Hari ini otaktengah.com berkunjung ke kantor penerbit Visimedia. Hari yang luar biasa bagi saya & Tof. Pagi hari kami tiba di kantor penerbit di bilangan Ciganjur. Kantor yang indah sekali dengan lapangan besar di belakangnya. Terdapat sebuah bangunan seperti Club House di belakang. Kami berbincang-bincang dengan Pak Mulyono, ‘biang’-nya Visimedia Pustaka. Kami mendapat dukungan dari divisi multimedia untuk shooting.
Pada gambar pertama terlihat Didit, cameraman, sedang memberikan petunjuk shooting. Tof akan menembak balon dengan mata tertutup. Supaya lebih menegangkan kami mencoba mencari staff penerbit yang sudah ‘Bosan Hidup’, untuk memegang balon yang akan ditembak. Sayangnya tidak ada yang masuk dalam kualifikasi tersebut. Atas bimbingan dari staff ahli multimedia, kami mengambil beberapa scene yang diambil dengan mata tertutup. Hal ini sempat menarik perhatian beberapa staff penerbit di sana. Mereka terus menerus bertanya: “Apakah otak tengah saya dapat diaktifkan?”. Ada apa kiranya dengan para orang dewasa ini? Mereka mau bermain petak umpet dengan mata tertutup? Atau menyunting naskah buku dengan mata tertutup? Siapa kiranya yang mau membeli buku yang diedit dengan mata tertutup? Anda mungkin!
[Aulia & Risky] Kami meneruskan perjalanan bersama Pak Mul dan Didit ke sebuah apartemen di daerah Kuningan, Jakarta. Disana kami bertemu dengan bu Dhini sekeluarga. Pada gambar kedua terlihat Aulia sedang memperagakan skin vision didampingi oleh Rizky adiknya. Kami mempunyai liputan khusus tentang kisah Rizky yang dapat mengenali kuman campak pada tubuh ibunya. Sebelum berpisah kami sempat berfoto bersama. Terlihat saya dan bu Dhini memegang jagoan kami masing-masing. Paling kanan adalah pak Mul yang memanasi otaktengah.com untuk membagikan apa yang kami ketahui kepada dunia di luar internet. Bekerjasama dengan Visimedia Pustaka, otaktengah.com akan menerbitkan sebuah buku dalam waktu dekat ini. Sebuah buku yang akan dapat menguak tabir misteri otak tengah.
(Hartono)

Saturday, 22 May 2010

Seorang Ibu Bingung Melihat Anaknya Setelah Aktivasi Otak Tengah

Salam Sejahtera,

Kisah GMC yang sangat mengejutkan (antara percaya dan tidak tapi sebuah kenyataan). Putri pertama saya yang bernama Hannasya (11 tahun) siswa kelas VI. Dalam waktu hanya 2 hari setelah mengikuti training GMC kini anak saya sdh bisa membedakan bermacam-macam warna,menyusun kartu dari acak hingga tersusun secara urut berdasarkan angka,warna dan bentuk, membaca, bermain puzle, tanpa melihat. Ini bagi saya sangatlah luar biasa.

Pada hari pertama setelah istirahat sebentar pada malam harinya saya coba tanya mau latihan gak..? Hanna jawab boleh juga. Saya langsung keluarkan kartu untuk membedakan warna,bentuk dan angka Dia bisa menjawab meski agak lambat dan dengan harus mencium,meraba bahkan harus mendeteksi dengan menggunakan telinga. Kini dalam hitungan hari sdh membawa perubahan yang sangat cepat. Saya coba bola plastik yg warnanya bermacam-macam dan saya masukin kedalam kantong kresek berwarna hitam dengan cepat dia pisahkan warna-warna tersebut tanpa harus meraba,mencium dan mendeteksi dgn telinga. Tingkat membacanya pun sudah semakin cepat. Untuk menebak kartu remi yg dgn sengaja saya acak dan saya ambil dgn jarak kurang lebih 2 m dia bisa menebak dari warna,bentuk dan angka dengan benar.

Dan yang sangat mengejutkan lagi bagi saya dan suami pada hari terakhir setelah mengikuti Training GMC pada saat dalam perjalanan pulang bersama suami, saya suruh blindfoldnya coba dipakai dulu, bunda mau tahu nih Mbak bisa tebak gak..? coba tebak yg ada di sebelah kiri jalan itu apa ya Mbak ? dengan sigap Dia menjawab bangunan besar tempat pencucian mobil dan saya coba terus bertanya pada saat di lampu merah dan kami dalam keadaan berhenti kalau di depan Mbak ada apa lagi ya….? Hanna jawab ada mobil warnya biru tua dan yg satunya warna putih terus mobil yg biru tua arahnya mau kemana Dia jawab lurus, saya hampir gak percaya yg dia katakan tapi semua jawabannya benar, saya coba lagi tanya jalannya ada berapa arah ya Mbak..coba tebak lagi, Hanna jawab ada yg belok kiri, lurus dan belok kanan, terus kita mau ke arah mana nih …Dia jawab lagi kita mau belok ke kanan. saya merasa benar-benar terharu kok anak saya bisa seperti ini ya….padahal gak pernah kepikir sebelumnya kalau anak saya bisa seperti ini.

Hanna juga membawa perubahan pada dirinya, biasanya Dia termasuk anak yang pemarah sedikit-sedikit senangnya marah kalau ditanya kok senangnya marah si Mbak paling-paling Dia jawabnya hobby, saya bilang “hobby kok marah” apa gak ada yang lain. Hanna juga sering usil dengan adek-adeknya. Hanna punya 2 orang adek, adek yg dibawah Dia Ariqah (10 tahun) dan yg kecil Balqis (6 tahun) satu hari aja gak buat sikecil nangis mungkin gak enak buat Hanna. Hampir setiap hari saya pasti dapat tlp dari sikecil kalau dia dicubit sama Mbaknya.

Alhamdulillah semenjak Hanna ikut GMC emosinya sdh lebih baik dari sebelumnya dan Dia mau mengalah untuk adeknya seperti kejadian tadi pagi saya siapkan sarapan tiba-tiba aja Ariqah minta ditukar sarapannya dengan sikecil, sikecilnya gak mau ditukar “adeknya bilang siapa suruh gak mau minta dulu kan adek sdh duluan” dengan lembut si Mbaknya (Hanna) bilang ya udah Mbak punya aja untuk Ariqah biar yang punya Ariqah Mbak yang makan nanti. Padahal sebelumnya dia juga gak mau mengalah, bicaranya juga lebih lembut saya cukup senang dengan perubahannya sekarang.

Hanna juga bisa baca Al-Quran dengan menutup matanya. Perlu di ketahui juga anak saya baru mengikuti GMC yang pertama untuk daerah Tg.Pinang pada tanggal 27 s/d 28 Februari 2010 hanya dalam waktu 4 hari setelah mengikuti GMC anak saya bisa melakukan yang gak pernah Dia lakukan sebelum mengikuti GMC. Harapan saya dan suami yg terpenting Hanna bisa lebih berkosentrasi dan meningkatkan pelajarannya kedepan.

Adek-adeknya juga jadi kepingin ikut seperti Mbaknya. Mudah-mudahan GMC membawa perubahan yang sangat besar bagi anak-anak kami, menjadi anak bangsa yang cerdas. Sukses selalu buat GMC

Salam hangat,
Novianty Sumitro
Tanjungpinang-Kepri

Friday, 21 May 2010

Apakah Aktivasi Otak Tengah Anak Memakai Hipnotis ?

Banyak anggota masyarakat yang bingung. Kenapa seorang anak tiba-tiba mempunyai kemampuan “Aneh” setelah otak tengah mereka diaktifkan. Tidak sedikit yang menduga hipnosis dipergunakan terhadap anak-anak tersebut. Apakah aktivasi otak tengah itu? Apakah ada hubungannya dengan Hipnosis?
Tiba-tiba ada ide, bagaimana jika 2 Penulis Best Seller bertemu untuk mendiskusikan tentang hal ini? Hartono Sangkanparan, penulis buku Dahsyatnya Otak Tengah yang tidak paham tentang Hipnosis akan berdiskusi dengan Andri Hakim, salah seorang penulis buku Dahsyatnya Hipnosis, yang juga kurang paham tentang Otak Tengah. Menurut Mulyono chief Editor Visimedia, Andri bahkan merasa perlu membeli dulu buku Dahsyatnya Otak Tengah, pada saat dia melakukan talk show di Cikarang. Sedangkan Hartono sudah memegang buku Dahsyatnya Hipnosis sejak awal.

Talk Show Otak Tengah vs HipnosisSampai berita ini dituliskan, kedua penulis ini masih belum berdiskusi tentang topik yang akan mereka bawakan pada hari Minggu 14 Maret jam 15.00 di Gramedia Matraman. Diskusi ini diperkirakan akan menarik banyak sekali pengunjung, karena Mulyono sendiri yang akan memandu diskusi ini.
Jika anda tidak hadir pada acara tersebut, kemungkinan besar anda tidak akan tahu apa yang didiskusikan. Ini benar-benar kesempatan langka. Jika anda ragu-ragu untuk datang mungkin lebih baik tetap saja di rumah, karena tempat lebih baik dipergunakan oleh anggota masyarakat dengan keingin-tahuan yang tinggi.

Apakah Aktivasi Otak Tengah Mempergunakan Hipnosis?

Apakah itu Aktivasi Otak Tengah? dan Apa pula Hipnosis? Penyelenggara Aktivasi Otak Tengah menyatakan bahwa hipnosis tidak dipergunakan dalam aktivasi otak tengah. Apakah benar?

Pertanyaan ini menggelitik hati sebagian besar anggota masyarakat. Web ini membahas ttg otak tengah. Web ini tidak membahas secara khusus tentang Hipnosis. Hari Minggu tgl 14 Maret 2010 diselenggarakan suatu talk show ‘Aneh’ yang melibatkan 2 penulis buku yang berbeda. Talk show diadakan di Gramedia Matraman Lt 2. Kedua penulis ini hanya menguasai bidang masing-masing. Hartono Sangkanparan penulis buku “Dahsyatnya Otak Tengah” berdiskusi dengan Andri Hakim, salah satu penulis buku “Dahsyatnya Hipnosis”. Pada saat talk show berlangsung diadakan demo dari anak-anak yang telah diaktivasi otak tengahnya, dan Andri memperagakan suatu teknik “Direct Hipnosis”. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang 2 bidang yang berbeda ini silahkan anda membaca sendiri kedua buku tersebut.

WARNING !!!
ISI POSTING MOHON TIDAK DIPERGUNAKAN UNTUK MENYUDUTKAN PIHAK TERTENTU. ISI TALK SHOW DITULISKAN DISINI SUPAYA KITA DAPAT MENGERTI DENGAN LEBIH OBJEKTIF DARI BERBAGAI SUDUT PANDANG. JIKA ANDA HANYA MENGAMBIL SALAH SATU CUPLIKAN SAJA TANPA MEMPELAJARI LEBIH LANJUT, DAN MENYEBARKANNYA DENGAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, MAKA ANDA DAPAT TERKENA TUDUHAN MENCEMARKAN NAMA BAIK. TENTU SAJA ANDA TIDAK MAU MENCEMARKAN NAMA BAIK SESEORANG BUKAN?

Menurut Andri hipnosis adalah suatu proses transfer informasi antara seseorang kepada orang lain. Menurut definisi ini, semua bentuk komunikasi yang menyebabkan pertukaran informasi adalah bentuk dari hipnosis. Jadi proses belajar mengajar di sekolah juga merupakan proses hipnosis. Hipnosis seperti ini disebut sebagai Indirect Hipnosis. Secara lebih jauh, suatu proses orang tua yang menasihati anak adalah suatu proses hipnosis, dimana orang tua berusaha memasukan suatu nilai yang dipercaya baik kepada anak. Menurut definisi ini pula ternyata jika seseorang mengirimkan sms yang mempengaruhi si penerima sms tersebut, hal ini termasuk dalam praktek hipnosis. Saat ini sedang beredar sms gelap (karena tidak bisa di lacak sumbernya, dan tidak ada yang mau bertanggung jawab atas tersebarnya info tersebut), yang menuduh ilmu hipnosis dipergunakan dalam aktivasi otak tengah. Kami menganjurkan untuk mencari informasi yang netral. Janganlah pendapat kita dikendalikan oleh pengirim sms gelap yang tidak mau bertanggung jawab.

Pada talk show ini Andri juga memperagakan teknik Direct Hipnosis, dimana seorang penonton yang memang mau dihipnosis dipersilahkan maju ke depan, dan dibawa dalam keadaan “Tidur”. Untuk teknik hipnosis seperti ini diperlukan latihan khusus.

Sebagian besar dari kita dapat melakukan Indirect Hipnosis kepada orang lain (dan memang secara tidak sadar kita kita ternyata sudah melakukannya kepada orang lain). Tetapi untuk melakukan Direct Hipnosis diperlukan keahlian khusus.

Andri mengatakan bahwa ternyata banyak anggota masyarakat yang mencurigai hipnosis sebagai ilmu hitam, yang membawa kesengsaraan. Pada kenyataannya hipnosis adalah suatu ilmu netral yang dapat dipergunakan untuk kebaikan atau kejahatan. Teknik hipnosis sendiri tidak melibatkan dunia supra natural. Dikatakan pula bahwa pertunjukan hipnosis panggung bukanlah hipnosis murni, melainkan campuran antara Illusionist dan Hipnosis.

Pada saat Hartono menanyakan tentang kemungkinan ilmu hipnosis dipergunakan dalam aktivasi otak tengah, Andri menyatakan bahwa semua bentuk transfer informasi pasti melibatkan hipnosis. Apakah dalam proses aktivasi ini ada nasihat yang diberikan kepada anak? Andri bertanya, dan dijawab “Ya” oleh Hartono. Maka proses aktivasi otak tengah dapat dikatakan melibatkan indirect hipnosis (hati-hati pembaca!, kalimat ini jangan disalah tafsirkan, baca keseluruhan pembahasan), seperti juga proses menasihati pada umumnya yang dilakukan oleh orang tua, atau guru di sekolah . Tetapi aktivasi otak tengah tidak terlihat mempergunakan ilmu Direct Hipnosis, karena tidak ada mentor yang dilatih khusus untuk melakukan Direct Hipnosis.

Pada saat ditanya apakah mungkin dengan Ilmu Hipnosis dilakukan pengaktifan otak tengah, Andri menyatakan tidak tahu, dan mengaku belum pernah mencobanya.

Di akhir dari talk show Andri menyatakan bahwa hendaknya anggota masyarakat jangan memandang dengan curiga kepada ilmu hipnosis, dan Hartono menyatakan bahwa dalam proses Aktivasi Otak Tengah tidak melibatkan Direct Hipnosis.

Karena begitu banyaknya minat dari masyarakat terhadap informasi ini direncanakan talkshow sejenis dilakukan di berbagai tempat di Indonesia. Tgl 27 Maret 2010 giliran Surabaya. Tgl 28 Maret 2010 Gramedia Malang akan menjadi tuan rumah. Silahkan simak jadwal detil talkshow ttg otak tengah di www.dahsyatnyaotaktengah.com

Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com

Ikuti berita terbaru di twitter.com/otaktengah

Buku Referensi Yg Dianjurkan : Dahsyatnya Otak Tengah

Tuesday, 27 April 2010

DAHSYATNYA OTAK TENGAH


Selama ini kita hanya berbicara otak kanan dan otak kiri yang kerja nya agak berlawanan yang satu mengarah ke logika dan satunya lagi ke rasa. Kita jarang membahas otak tengah yang kalau kita manfaatkan justru dampaknya sama dahsyatnya jika kedua belahan otak kiri dan kanan bekerja sinergis. Perkembangan otak tengah (mesencephalon) mengalami perkembangan yang pesat saat pembentukan janin. Pada fase awal, otak tengah bayi lebih dominan, sehingga sering disebut kalau bayi itu jenius. Namun dalam pertambahan umur, otak tengah ini menjadi kurang aktif. Dalam perkembangan lebih lanjut, otak manusia lebi didominasi satu dari bagian otak, kiri atau kanan.
Secara umum, otak tengah berfungsi sebagai super controller yang dapat mengatur keseimbangan kinerja otak kanan dan otak kiri. Namun kenyataannya, setelah fase dewasa kebanyakan orang otak tengahnya tertidur (tidak aktif). Padahal otak tengah dapat meningkatkan daya ingat, daya tangkap dan konesntrasi seseorang. Jika otak tengah seseorang aktif, keseimbangan kinerja otak kanan dan otak kiri dapat tercapai dan akan berpengaruh pada kemampuan mental dan karakter seseorang menjadi lebih baik/lebih tenang. Karena otak tengah ini akan menstabilkan emosi seseorang, membantu dan menjaga produksi hormon tubuh, daya tahan tubuh lebih baik sehingga tidak mudah sakit dan perasaan selalu santai dan senang.
Bagaimana cara mengaktivasi otak tengah kita ? ini pertanyaan menarik, karena kalau otak tengah dapat diaktifkan maka banyak hal dapat dilakukan antara lain dapat melakukan sesuatu dengan mata tertutup sama baiknya ketika melihat langsung misalnya mewarnai gambar dengan mata tertutup. Selain itu, keseimbangan tubuh akan lebih baik, bahkan anak mampu bersepeda dengan mata tertutup demikian menembak dan meniti titian.
Jepang telah melakukan aktivasi otak tengah siswa-siswinya 40 tahun yang lalu, Malaysia 5 tahun yang lalu, sementara di Indonesia kita baru mulai membicarakannya dan akan melakukan. Salah satu cara aktivasi otak tengah dikembangkan oleh GMC (Genius Mind Consultancy) dengan metode mutakhir yang dilakukan dengan bantuan komputer. Cara ini diklaim mampu mengaktifkan otak tengah anak mulai umur 5 sampai 15 tahun dengan tingkat keberhasilan metode ini 90 %. 

Sunday, 18 April 2010

"KEAJAIBAN OTAK TENGAH" di majalah.tempointeraktif.com (12 April 2010)


  • Keajaiban Otak Tengah

    Kurnia Puspitasari, 16 tahun, buta sejak tiga tahun silam gara-gara kelenjar getah bening dan tumor otak menekan saraf mata. Sudah dirawat di rumah sakit, dan dokter menjanjikan Kurnia bisa melihat kembali berangsur-angsur dalam enam bulan. "Tapi sampai sekarang belum bisa melihat juga," kata Djamad, ayah Kurnia.
    Siswa kelas dua SMP itu merasa putus asa dan malu, serta tak bisa sekolah. Namun, setelah mengikuti pelatihan aktivasi otak tengah selama satu setengah hari di Genius Mind Consultancy (GMC) Serpong, Banten, Minggu pekan lalu, Kurnia bisa menyebut warna kartu remi. "Mudah-mudahan dengan pelatihan lanjutan dia bisa membaca, tumbuh percaya dirinya, dan bisa sekolah lagi," Djamad berharap.
    Keajaiban tidak hanya terjadi pada Kurnia. Sebanyak 21 anak lain juga bisa menebak warna, angka, bahkan membaca pesan pendek di telepon seluler dengan mata ditutup kain. Heszkya Prastiowati Kristianto, siswa kelas satu sekolah dasar di Ciledug, Tangerang, memperagakan membaca pesan pendek hanya dengan meraba layar telepon seluler dengan jarinya. "Saya takjub. Mudah-mudahan berguna saat meng-ikuti pelajaran di sekolahnya," ujar Happy Kristianto, ayahnya.
    Muhammad, 12 tahun, salah seorang peserta pelatihan, mengakui bisa membedakan warna kartu dengan cara menghidu. "Warna merah baunya lebih- menyengat, sedangkan hitam kurang ada baunya," katanya. Siswa kelas enam SD di Depok itu juga bisa menebak angka dalam kartu uno. "Saat diraba, kartu-kartu itu ada titik terang dalam otakku, muncul warna dan angka-angka itu."
    Orang tua peserta pelatihan aktivasi otak tengah benar-benar dibuat keheranan dengan kemampuan anak-anaknya. Peserta yang berusia 7-13 tahun tampak berlaku aneh mencium, meraba-raba, mendengar, atau menggosok-gosokkan kartu untuk menebak warna dan angka kartu remi atau uno. Hampir semua anak bisa menebak warna atau angka kartu-kartu itu, walaupun matanya ditutup kain merah tak tembus pandang. "Membaca dengan mata tertutup hanya satu cara untuk membuktikan otak tengah anak telah diaktifkan," ujar dokter Hendryk Timur, master -peng-aktifan otak tengah GMC Serpong.
    Manfaat lain aktifnya otak tengah, anak akan memiliki akses yang mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga mereka lebih mudah belajar, membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat. Konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan karakter yang positif pun turut berkembang. "Anak akan lebih termotivasi," kata Hendryk.
    Menurut dokter ahli saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Silvia F. Lumempow, teori penggunaan otak tengah banyak dilakukan di Rusia, dan mulai berkembang di Jepang sejak 40 tahun silam. Latihan ini dipraktekkan di Malaysia sejak lima tahun lalu, dan masuk Indonesia menjelang akhir 2009. Pelatihan pertama di Batam, lalu Bandung, Cirebon, Tangerang, dan kota-kota lainnya. "Kami berhasil mendapatkan franchise sejak November lalu," kata Djoni Tjiawi, ahli aktivasi otak tengah di Tangerang.
    Di dunia kedokteran, menurut dokter ahli saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Vivien Puspitasari, istilah otak tengah atau midbrain sudah dikenal sejak ditemukannya ilmu anatomi sistem saraf. Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian besar berdasarkan perkembangannya sejak masih janin dalam kandungan, yaitu prosencephalon (otak depan), rhom-bencephalon (otak belakang), dan me-sencephalon (otak tengah).
    Jadi, yang disebut otak tengah adalah bagian dari otak manusia yang letaknya antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah tersusun dari inti sel saraf dan serabut saraf yang memiliki beberapa fungsi khusus. Bagian ini ibarat saluran atau lorong yang diapit kedua bagian otak itu. "Otak tengah itu bagai jembatan di kedua otak itu," ujar Hendryk.
    Otak tengah, menurut dokter yang kini bertugas di Rumah Sakit Siloam Tangerang itu, mengandung inti sel saraf kranial III dan IV, yang berfungsi menggerakkan otot-otot mata ke arah vertikal. Selain itu, otak tengah mengandung serabut saraf formatio reticularis, yang bertanggung jawab mempertahankan kesadaran. "Mengandung serabut saraf sensorik maupun motorik yang menghantarkan sinyal dari otak bagian distal menuju otak depan atau sebaliknya," katanya. Yang lebih penting, otak tengah mengandung inti sel substansia nigra, yang menghasilkan zat dopamin, yang berperan dalam sistem gerakan tubuh.
    Menurut Vivien, istilah aktivasi otak tengah baru beberapa tahun terakhir ramai diperbincangkan. Menurut penyelenggara pelatihan, aktivasi otak tengah yang terbaik dilakukan pada anak usia 5-15 tahun. "Metode aktivasi otak tengah yang katanya mampu -meng-ubah anak menjadi jenius perlu disikapi dengan hati-hati dan bijaksana. Sampai saat ini di bidang kedokteran belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung keefektifan dan dampak metode ini terhadap kemampuan kognitif anak," ujar Vivien.
    Menurut dokter Silvia, aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. "Para ahli neuroscience sedang meneliti fenomena ini," katanya.
    Namun kemampuan kognitif anak, menurut Vivien, tidak hanya ditentukan aktivasi otak tengah. Kemampuan belajar itu melibatkan semua komponen otak, baik otak depan dengan kedua belahan otaknya (kanan dan kiri), otak kecil, maupun komponen otak lainnya. "Semuanya perlu distimulasi secara seimbang dan terus-menerus untuk menghasilkan kemampuan kognitif yang optimal. Jadi, tidak bisa dalam waktu singkat."
    Banyak faktor yang menentukan kemampuan berpikir seseorang seperti keturunan, lingkungan keluarga, tempat tinggal, pendidikan, dan jenis stimulasi yang diterima. "Jika ada yang mengatakan dengan aktivasi otak tengah saja seseorang bisa membedakan warna, mengetahui huruf atau angka, membaca dengan mata tertutup, atau bisa membuat semua anggota tubuh lebih sensitif, secara medis belum ada bukti ilmiah dan penjelasannya," kata Vivien.
    Sebelum menyatakan suatu metode efektif dan berguna, menurut Vivien, diperlukan penelitian ilmiah. Yang terbaik adalah penelitian Rrandomized Control Trial yang multisenter, sehingga dapat disimpulkan manfaat atau efek positif antara sebelum dan sesudah menggunakan metode tersebut. "Sebelum ada hasil penelitian yang mendukung, belum diketahui efektivitas dan kegunaan dari metode tersebut."
    Dokter Vivien boleh skeptis. Tapi, selama dua hari pelatihan aktivasi otak tengah, 21 anak usia 7-13 tahun dan seorang tunanetra berusia 16 tahun bisa menebak warna dan angka pada kartu dengan mata tertutup. Dokter Hendryk juga tak membantah, soal faktor keluarga, lingkungan, dan stimulasi lain turut menentukan kemampuan berpikir. "Jika aktivasi otak tengah diikuti penunjang lainnya, bisa lebih dahsyat hasilnya," ujarnya.

    Ahmad Taufik
    Susunan Otak
    Prosencephalon (forebrain), disebut juga otak bagian depan, merupakan bagian otak terbesar, terdiri atas kedua belahan otak atau hemisfer kiri dan kanan, talamus dan hipotalamus.
    - Rhombencephalon (hindbrain), disebut juga otak belakang, terdiri atas pons, medulla oblongata, dan serebelum (otak kecil).
    - Mesencephalon (midbrain), disebut juga otak tengah, ukurannya kecil, menghubungkan otak depan (forebrain) dan otak belakang (hindbrain).
    Cara Mengaktifkan Otak Tengah
    1. Anak diajak bermain-main, bersenang-senang sehingga santai, masuk ke gelombang alfa.
    2. Mendengarkan gelombang suara mulai suara ombak sampai suara helikopter, sekitar 85 desibel, selama empat menit. Untuk stimulasi otak tengah.
    3. Setelah aktif, diperlukan sebulan bimbingan orang tua di rumah, 15 menit setiap hari, untuk membuat otak tengah stabil dan bertambah kinclong.

    (Sumber : http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/04/12/KSH/mbm.20100412.KSH133222.id.html)

Monday, 12 April 2010

It's All About Brain - Midbrain


Otak (bahasa Inggris: encephalon) adalah pusat sistem saraf (bahasa Inggris: central nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter . Neurotransmitter ini dikirimkan pada celah yang di kenal sebagi sinapsis. Avertebrata seperti serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vertebrata besar bisa mempunyai hingga seratus milyar neuron.

Otak manusia [1] adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif.

Bagian otak manusia

Pada anatomi otak vertebrata, otak depan (bahasa Inggris: prosencephalon, forebrain) adalah bagian atas dari otak. Pada tahap perkembangan sistem saraf pusat (bahasa Inggris: five-vesicle stage), otak depan berkembang dan memisahkan diri menjadi otak besar dan diensefalon. Jika pada masa embrio, otak depan mengalami hambatan untuk berkembang menjadi kedua lobus ini, maka akan terjadi suatu kondisi yang disebut holoprosensefali (bahasa Inggris: holoprosencephaly).

Otak besar

Otak besar (bahasa Inggris: telencephalon, cerebrum) adalah bagian depan yang paling menonjol dari otak depan. Otak besar terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri dan kanan. Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan, belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan dan sebaliknya. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan, bahkan kelumpuhan. Tiap belahan otak depan terbagi menjadi empat lobus yaitu frontal, pariental, okspital, dan temporal. Antara lobus frontal dan lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando.

Istilah telencephalon mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi cerebrum:

* Dorsal telencephalon atau pallium berkembang menjadi cerebral cortex
* Ventral telencephalon atau sub-pallium berkembang menjadi basal ganglia.

Korteks otak besar

Korteks otak besar (bahasa Inggris: cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 milyar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu milyar sinapsis. Komunikasi yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut potensial aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat dikirimkan hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel tertentu.

Terdapat enam lapisan korteks, neokorteks/isokorteks, arcikorteks, paleokorteks, allokorteks yang berlipat-lipat sehingga permukaanya menjadi lebih luas dengan ketebalan 2 hingga 4 mm. Lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa dan kesadaran.

Ganglia dasar


Ganglia dasar (bahasa Inggris: basal ganglia, white matter) merupakan lapisan yang berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf, yaitu Dendrit dan Neurit

Otak besar merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Secara terperinci, aktivitas tersebut dikendalikan pada daerah yang berbeda. Di depan celah tengah (sulkus sentralis) terdapat daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar. Bagian paling bawah pada korteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara. Daerah Anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir. Di belakang (Posterior) sulkus entralis merupakan daerah sensori. Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian ditafsirkan. Daerah pendengaran (auditori) terletak pada lobus temporal. Di daerah ini, kesan atau suara diterima dan diinterpretasikan. Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan. Adapun pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior.

Diensefalon


Diensefalon (bahasa Inggris: diencephalon, interbrain) adalah bagian otak yang terdiri dari:

* mid-diencephalic territory
o pretalamus / ventral talamus / subtalamus, terletak di bawah kelenjar hipotalamus. Nuklei berupa zona incerta, thalamic reticular nucleus, dan fields of Forel. Pretalamus terpola sinyal SHH (bahasa Inggris: sonic hedgehog homolog) dari ZLI dan setelah itu membuat koneksi yang berbeda-beda ke striatum (caudate nucleus dan putamen) dalam otak depan, ke talamus (gugus medial dan lateral nucleus) dalam otak kecil, dan ke red nucleus dan substantia nigra dalam otak tengah. Pretalamus ditengarai mempunyai andil dalam pengendalian pola konsumsi termasuk defecation dan copulation.
o zona limitan intratalamika (bahasa Inggris: zona limitans intrathalamica, ZLI) yang berfungsi sebagai pusat sinyal layaknya cerebrum dan sebagai pembatas antara talamus dan pretalamus.
o talamus / dorsal talamus yang berfungsi antara lain menghubungkan komunikasi antar belahan otak besar.
* hipotalamus, merupakan pusat pengendalian waktu biologis, suhu tubuh dan sekresi hormon dan fungsi biologis lain. Hipotalamus terletak di dasar otak depan.
* epitalamus
* pretektum

Otak tengah


Otak tengah (bahasa Inggris: mesencephalon) adalah bagian otak yang mempunyai struktur:

* tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:
o inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer (bahasa Inggris: primary auditory cortex).
o superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan mata
* cerebral peduncle
o tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
o crus cerebri
o substantia nigra

Otak belakang

Otak belakang (bahasa Inggris: myelencephalon, metencephalon, rhombencephalon) meliputi jembatan Varol (bahasa Inggris: pons, pons Varolii), sumsum lanjutan (bahasa Inggris: medulla oblongata), dan otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum). Ketiga bagian ini membentuk batang otak (bahasa Inggris: brainstem).

* Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil, serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.

* Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan jembatan pons dengan sumsum tulang belakang. Sekelompok neuron pada formasi retikular di dalam sumsum lanjutan berfungsi mengontrol sistem pernafasan, dan syaraf kranial yang berfungsi mengatur laju denyut jantung juga berada pada sumsum ini.[2] Selain itu juga berperan sebagai pusat pengatur refleks fisiologi, tekanan udara, suhu tubuh, pelebaran atau penyempitan pembuluh darah, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan. Fungsi lainnya ialah mengatur gerak refleks, seperti batuk, bersin, dan berkedip.

Otak Kecil


Otak kecil (bahasa Inggris: cerebellum) merupakan bagian terbesar otak belakang. Otak kecil ini terletak di bawa lobus oksipital serebrum. Otak kecil terdiri atas dua belahan dan permukaanya berlekuk-lekuk. Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya.
[sunting] Referensi

1. ^ Beatty, J. (2001) The Human Brain: Essentials of Behavioral Neuroscience. Thousand Oak, CA : Sage Publicaion
2. ^ (en) Medulla

. College of Science, University of Idaho. Diakses pada 28 Februari 2010

(Courtesy of Wikipedia Bahasa Indonesia)